- Teja Paku Alam mencatatkan 16 clean sheet bersama Persib Bandung usai mengalahkan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim.
- Prestasi tersebut melampaui rekor 15 clean sheet milik Andritany Ardhiyasa yang dicatatkan pada musim kompetisi 2022/2023 yang lalu.
- Teja menekankan kemenangan tim tetap menjadi prioritas utama guna mengamankan posisi puncak klasemen BRI Super League musim ini.
Suara.com - Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, menegaskan bahwa catatan clean sheet yang diraihnya musim ini tidak lepas dari kontribusi seluruh rekan setimnya.
Pernyataan itu disampaikan Teja setelah mencatatkan 16 clean sheet musim ini, usai membantu Persib meraih kemenangan 2-0 atas Semen Padang pada pekan ke-26 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026).
“Ini bukan karena saya sendiri, mungkin dari teman-teman juga kerja keras dan komunikasi bagus di lapangan. Sebenarnya ini karena kekompakan kita dalam pertandingan, itu bikin saya bisa dapat clean sheet terus,” ujar Teja.
Catatan tersebut membuat Teja melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Andritany Ardhiyasa dengan 15 clean sheet pada musim 2022/2023.
Secara statistik, 16 clean sheet itu diraih Teja dari 24 pertandingan atau total 2.160 menit bermain, dengan torehan 53 penyelamatan.
Meski mencetak rekor pribadi, Teja menilai clean sheet bukanlah tujuan utama. Ia menegaskan kemenangan tim tetap menjadi prioritas, terlebih Persib kini masih memimpin klasemen dengan 61 poin, unggul empat angka dari Borneo FC di posisi kedua.
“Intinya sekarang kita bisa meraih tiga poin dulu, kalau clean sheet dapat lagi Alhamdulillah berarti bonus buat saya. Terpenting kita bisa menjaga peringkat kita bisa ada di posisi satu,” kata kiper berusia 32 tahun tersebut.
“Terpenting kita hadapi satu per satu dulu, kita lewati dulu satu pertandingan dulu, baru ke depannya kita lihat,” lanjutnya.
Dengan delapan pertandingan tersisa, peluang Persib untuk meraih hattrick juara masih terbuka lebar. Di sisi lain, Teja juga berpeluang mencatatkan rekor clean sheet terbaik sepanjang era Liga Indonesia.
Saat ini, rekor tersebut masih dipegang oleh Yoo Jae-hoon yang mencatatkan prestasi tersebut bersama Persipura Jayapura pada 2014.
(Antara)