Manajemen Persija Jakarta merasa sangat kecewa dengan hasil tanpa kemenangan di tiga laga terakhir.
Bambang Pamungkas menuntut pemain dan pelatih Persija Jakarta fokus penuh menghadapi sisa delapan pertandingan.
Posisi pelatih Mauricio Souza masih aman namun mendapatkan tekanan besar untuk segera memberikan kemenangan.
Suara.com - Performa inkonsisten yang dialami Persija Jakarta dalam beberapa pekan terakhir memicu kekecewaan dari manajemen. Namun, posisi pelatih Mauricio Souza sepertinya masih aman meski tim belum menunjukkan hasil maksimal.
Dalam tiga laga terakhir di Super League 2025/2026, Macan Kemayoran gagal meraih kemenangan. Dua hasil imbang didapat saat menjamu Borneo FC Samarinda (2-2) dan Dewa United Banten FC (1-1).
Sementara itu, kekalahan 2-3 harus diterima ketika bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Rangkaian hasil tersebut jelas bukan yang diharapkan, apalagi kompetisi sudah memasuki fase krusial dengan sisa delapan pertandingan.
Setiap poin kini menjadi sangat berharga dalam persaingan menuju papan atas klasemen.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengakui bahwa manajemen merasa kecewa dengan performa tim. Meski begitu, ia menegaskan peluang untuk mencapai target musim ini masih terbuka.
“Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,” kata Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas.
Manajemen kini menuntut respons cepat dari seluruh elemen tim.
Harapan besar disematkan kepada pemain, pelatih, hingga ofisial untuk bangkit dan menunjukkan mentalitas juang di sisa musim.
Mauricio Souza masih mendapat kepercayaan penuh. Namun, tekanan jelas meningkat seiring tuntutan untuk segera mengembalikan Persija ke jalur kemenangan.
“Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir," jelasnya.
"Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,” pungkas legenda Timnas Indonesia tersebut.