- Bali United kalah 2-3 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 12 April 2026.
- Persib Bandung menang melalui gol Ramon Souza, Luciano Guaycochea, dan Federico Barba meski bermain dengan sepuluh orang pemain.
- Pelatih Johnny Jansen kecewa gagal meraih poin meski timnya menciptakan banyak peluang dan mendominasi permainan di babak kedua.
Suara.com - Pelatih Bali United, Johnny Jansen, kecewa anak asuhnya gagal meraih poin setelah kalah dari Persib Bandung pada pekan ke-27 kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pada pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (12/4/2026), Bali United harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 2-3.
Dua gol Bali United pada pertandingan tandang tersebut, dicetak oleh Teppei Yachida (81') dan Jordy Bruijn (90+3').
Sedangkan tiga gol Persib, dicetak melalui Ramon 'Tanque' de Andrade Souza (29'), Luciano Guaycochea (55') dan Federico Barba (87').
Menurut Johnny Jansen, pada pertandingan tandang tersebut Bali United seharusnya bisa membawa pulang poin dari kandang Maung Bandung.
Bahkan, ia menilai tim Serdadu Tridatu seharusnya meraih kemenangan, lantaran Bali United unggul jumlah pemain sejak menit 66 setelah Patricio Matricardi diganjar kartu merah.
Selain itu, anak asuhnya memiliki banyak peluang ke gawang Teja Paku Alam, namun hanya dua yang dapat dimaksimalkan menjadi gol.
"Ya, saya kecewa karena kami tidak mendapatkan poin. Saya pikir kami pantas setidaknya meraih satu poin," katanya saat sesi konferensi pers setelah pertandingan.
"Bahkan, menurut saya hari ini kami seharusnya bisa mendapatkan tiga poin karena kami bermain lebih baik daripada Persib Bandung. Kami tampil lebih baik dan menciptakan lebih banyak peluang," tegasnya.
Meski demikian, pelatih asal Belanda ini mengapresiasi kerja keras yang ditampilkan anak asuhnya, karena secara permainan ia menilai Bali United tampil bagus terutama di babak kedua.
Menurutnya, tidak mudah bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan disaksikan langsung oleh ribuan Bobotoh.
"Saya sangat bangga dengan tim saya atas cara kami bermain hari ini. Jika dilihat dari jumlah peluang, kami bahkan tiga kali membentur tiang gawang," ujarnya.
"Saya sangat bangga karena kami bermain bagus, menciptakan peluang, dan lebih baik dari Persib. Melakukan itu di stadion ini adalah hal yang sangat baik," tegasnya.
Kegagalan meraih poin pada pertandingan tersebut, menjadi bahan evaluasi pelatih berusia 51 tahun ini untuk mengahadapi laga selanjutnya di BRI Super League 2025/2026.
"Namun, kami tidak mendapatkan poin, dan itu yang harus kami pelajari untuk diperbaiki," tegasnya.