- Luke Vickery mencetak gol spektakuler melalui solo run dari tengah lapangan dan tembakan kaki kiri jarak jauh pada menit ke-68 saat melawan Perth Glory.
- Meskipun Vickery tampil impresif sebagai pemain pengganti, Macarthur FC harus menelan kekalahan kandang dengan skor 1-3 dari tim tamu.
- Performa gacor penyerang berusia 20 tahun ini semakin menguatkan rumor naturalisasinya ke Timnas Indonesia setelah disebut telah dihubungi oleh John Herdman.
Suara.com - Luke Vickery kembali mengguncang jagat sepak bola setelah mencetak gol sensasional melalui tendangan jarak jauh saat membela Macarthur FC di kompetisi A-League.
Aksi spektakuler calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini seolah menjadi pesan kuat bagi pelatih John Herdman yang tengah mencari mesin gol baru untuk skuad Garuda.
Meskipun Macarthur FC harus mengakui keunggulan Perth Glory, namun lesatan kaki kiri pemain berusia 20 tahun tersebut membuktikan bahwa ia memiliki kualitas kelas dunia.
Aksi Solo Run dan Roket Kaki Kiri

Pertandingan pekan ke-24 A-League yang mempertemukan Macarthur FC melawan Perth Glory pada Minggu (12/4/2026) berlangsung dengan tensi tinggi.
Luke Vickery tidak diturunkan sebagai pemain utama oleh pelatih Macarthur FC sejak menit awal pertandingan dimulai.
Ia baru mendapatkan kesempatan masuk ke lapangan hijau pada menit ke-56 untuk menggantikan Chris Ikonomidis.
Saat itu, kondisi timnya sedang tertinggal 0-1 akibat gol yang dicetak pemain Perth Glory, Nicholas Pennington, di babak pertama.
Keputusan pelatih memasukkan Vickery ternyata langsung memberikan perubahan besar pada alur serangan Macarthur FC.
Hanya butuh waktu 12 menit bagi penyerang muda berbakat ini untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Dampak Instan di Lapangan Hijau
Gol penyeimbang yang tercipta pada menit ke-68 tersebut lahir melalui skema permainan individu yang sangat menakjubkan.
Vickery menunjukkan kemampuan olah bola mumpuni dengan menggiring bola dari area tengah lapangan sendirian.
Ia berhasil melewati hadangan barisan pertahanan lawan sebelum akhirnya mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka.
Tanpa ragu, Vickery melepaskan tembakan roket menggunakan kaki kirinya dari luar kotak penalti lawan.
Bola meluncur sangat deras ke arah pojok gawang dan menghujam jaring tanpa bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Perth Glory.
Gol tersebut langsung mengundang decak kagum dari para penonton yang hadir di stadion maupun melalui siaran langsung.
Hasil Pahit Macarthur FC di Kandang
Namun, momentum kebangkitan yang sempat dirasakan oleh Macarthur FC ternyata tidak mampu bertahan hingga laga usai.
Perth Glory kembali berhasil memimpin kedudukan melalui gol yang diciptakan oleh Gabriel Popovic pada menit ke-76.
Kondisi tim asuhan pelatih Macarthur FC semakin terpuruk setelah lawan menambah keunggulan di masa injury time.
Arion Sulemani mencetak gol ketiga bagi Perth Glory yang sekaligus mengunci kemenangan tim tamu menjadi 1-3.
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan pahit bagi Macarthur FC yang gagal mengamankan poin penuh di markas sendiri.
Koneksi Timnas Indonesia dan John Herdman
Meski timnya mengalami kekalahan, performa individu Luke Vickery tetap menjadi perbincangan hangat bagi publik sepak bola tanah air.
Namanya belakangan ini gencar dikaitkan dengan program naturalisasi yang dicanangkan oleh PSSI untuk memperkuat lini depan.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah menjalin komunikasi intens dengan sang pemain.
Vickery dianggap sebagai profil penyerang modern yang sangat dibutuhkan untuk menaikkan level kompetitif skuad Merah Putih di ajang internasional.
Konsistensi Vickery dalam mencetak gol-gol berkualitas di liga Australia menjadi nilai tambah yang sulit untuk diabaikan begitu saja.
Para pendukung setia Timnas Indonesia kini menantikan langkah konkret selanjutnya terkait proses kewarganegaraan pemain muda produktif ini.
Kontributor : Imadudin Robani Adam