- Timnas Indonesia diprediksi akan tampil tanpa pemain diaspora di Piala AFF 2026, membuka peluang besar bagi penyerang lokal BRI Super League untuk unjuk gigi.
- Eksel Runtukahu (Persija) dan Ezra Walian (Persik) saat ini memimpin daftar top skor lokal dengan torehan masing-masing enam gol berdasarkan data Transfermarkt.
- Mauro Zijlstra masih kesulitan menemukan performa terbaiknya akibat cedera dan belum mencetak gol di klub, membuat Eksel dinilai sebagai opsi striker paling logis saat ini.
Suara.com - Potensi absennya barisan penyerang diaspora di ajang Piala AFF 2026 memaksa pelatih John Herdman memutar otak untuk meracik ujung tombak baru bagi Timnas Indonesia.
Panggung kompetisi domestik BRI Super League 2025/2026 kini menjadi arena pembuktian paling krusial bagi para penyerang lokal untuk merebut hati sang juru taktik.
Situasi ini memicu persaingan sengit yang mengerucut pada adu ketajaman antara mesin gol Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, melawan penyerang berpengalaman milik Persik Kediri, Ezra Walian.
Ledakan Eksel Runtukahu Bersama Macan Kemayoran
![Eksel Runtukahu tampil gemilang bersama Persija di Super League lewat torehan enam gol, menjadikannya opsi ideal bagi lini depan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. [Dok. IG Eksel Runtukahu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/13/61511-eksel-runtukahu.jpg)
Eksel Runtukahu mendadak menjadi komoditas panas di kancah sepak bola nasional berkat performa buasnya di lini depan klub ibu kota sejauh musim ini berjalan.
Berdasarkan data statistik dari situs Transfermarkt, penyerang berusia 28 tahun ini telah sukses menyarangkan enam gol ke gawang lawan di kompetisi kasta tertinggi.
Torehan mentereng tersebut langsung menahbiskan namanya sebagai pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara khusus untuk kategori pemain lokal.
Nilai tambah yang membuat Eksel begitu spesial di mata pemandu bakat bukan sekadar insting pembunuhnya, melainkan juga pergerakan tanpa bola yang sangat cerdas untuk merusak fokus bek lawan.
Sang pemain bahkan secara terbuka telah menyatakan kesiapan mental dan fisiknya apabila negara memberinya kepercayaan untuk bertarung di turnamen antarnegara Asia Tenggara nanti.
Pengalaman Internasional Ezra Walian Jadi Ancaman
Menariknya, dominasi Eksel di papan top skor lokal tidak dibiarkan melenggang sendirian karena Ezra Walian juga berhasil menyamai rekor enam gol tersebut.
Penyerang naturalisasi yang kini menjadi tulang punggung Persik Kediri itu terbukti masih memiliki sentuhan magis saat berada di dalam area kotak penalti lawan.
Jika dibandingkan dengan deretan striker lokal murni lainnya, Ezra jelas memiliki keunggulan mutlak dalam hal jam terbang dan pengalaman menghadapi tekanan di level internasional.
Sayangnya, bayang-bayang inkonsistensi performa saat berseragam Merah Putih sejak debutnya pada tahun 2017 silam masih menjadi catatan minor yang terus membayanginya.
Misteri Macetnya Keran Gol Mauro Zijlstra