Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 14:23 WIB
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Dok. PSSI)
  • Pelatih John Herdman menerapkan sistem formasi tiga-tiga yang kompleks pada skuad Timnas Indonesia agar lebih kompetitif secara internasional.
  • Asisten pelatih Simon Grayson berperan sebagai pengamat taktis dari posisi tinggi untuk membantu analisis strategi saat pertandingan.
  • Inovasi taktis ini pertama kali diuji dalam ajang FIFA Series 2026 dengan hasil kemenangan melawan Saint Kitts Nevis.

Suara.com - Transformasi gaya bermain Timnas Indonesia di bawah komando pelatih kepala John Herdman ternyata menyimpan kerumitan taktis yang jauh dari kesan sederhana.

Asisten pelatih Simon Grayson mengungkapkan bahwa pendekatan yang diusung Herdman sarat dengan detail teknis kompleks yang menuntut adaptasi cepat dari seluruh staf kepelatihan maupun para pemain.

Skema permainan inovatif ini mulai terlihat saat skuad Garuda berlaga di ajang FIFA Series 2026, di mana Indonesia sukses meraih kemenangan meyakinkan atas Saint Kitts and Nevis sebelum harus mengakui keunggulan Belgia.

Eksperimen Sistem Tiga-Tiga yang Revolusioner

Simon Grayson ungkap alasan terima tawaran jadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia. (Instagram/@simongraysonofficial)
Simon Grayson ungkap alasan terima tawaran jadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia. (Instagram/@simongraysonofficial)

Simon Grayson, yang sebelumnya memiliki pengalaman panjang di sepak bola Inggris, mengakui bahwa ia harus mempelajari ulang banyak konsep taktikal sejak bergabung dengan timnas.

Adaptasi paling menantang baginya adalah penerapan sistem formasi "tiga-tiga" yang jarang sekali ditemui dalam struktur sepak bola tradisional.

“Herdman ingin menerapkan sistem tiga-tiga ini, yang belum pernah saya mainkan sebelumnya,” ujar Grayson kepada media Malaysia, Astro Arena.

Bagi sosok yang terbiasa dengan pakem konvensional seperti 3-5-2, perubahan radikal ke arah sistem modern ini menjadi sebuah tantangan yang sangat menarik.

“Mungkin saya biasanya main 3-5-2, jadi ini hal baru buat saya,” sambungnya memberikan pengakuan jujur.

Perang Istilah Taktik Modern

Selain formasi yang tidak lazim, Grayson juga menyoroti perbedaan terminologi atau istilah-istilah taktik modern yang kini sering digunakan oleh Herdman dalam sesi instruksi.

Perbedaan bahasa taktik ini sempat menjadi kendala kecil, namun dengan cepat ia selesaikan melalui observasi langsung di atas lapangan hijau.

“Saya mencoba memahami apa yang sebenarnya mereka maksud, dan setelah saya melihatnya diterapkan, saya tahu persis apa yang mereka maksud,” jelasnya.

Grayson menilai bahwa kompleksitas ini adalah langkah krusial yang diperlukan Timnas Indonesia untuk membangun fondasi kekuatan baru yang lebih kompetitif di panggung internasional.

Peran 'Mata di Langit' dalam Analisis Strategi

Dalam operasional pertandingan, mantan manajer Sunderland ini tidak hanya duduk di bangku cadangan untuk memberikan instruksi kepada para pemain.

Ia mengemban peran spesifik sebagai pengamat taktis dari sudut pandang yang lebih tinggi untuk membantu Herdman menyusun strategi yang lebih tajam.

“Peranku adalah menjadi ‘mata di langit’, mengamati, lalu berdiskusi dengan John saat jeda untuk menyusun strategi berdasarkan kekuatan dan kelemahan lawan,” tutupnya.

Strategi ini terbukti memberikan dampak signifikan dalam membaca kelemahan lawan secara real-time yang sebelumnya sulit terlihat jika hanya mengandalkan pengamatan dari pinggir lapangan.

Perubahan Taktik Timnas Indonesia

Sistem permainan yang diusung oleh John Herdman merupakan kelanjutan logis dari tren perkembangan sepak bola modern yang menuntut fleksibilitas posisi pemain.

Setelah era kepemimpinan Patrick Kluivert yang menitikberatkan pada pengembangan bakat individu, kini skuad Garuda dituntut untuk lebih mengedepankan kolektivitas dan organisasi tim yang ketat.

Inovasi taktis ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi lawan-lawan dengan postur dan kualitas fisik yang lebih dominan di kancah global.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia

Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 14:06 WIB

Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis

Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 12:07 WIB

Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 11:29 WIB

Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian

Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia

Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 06:17 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain

Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 12:16 WIB

Chelsea Mulai Dekati Abdukodir Khusanov Jelang Bursa Transfer

Chelsea Mulai Dekati Abdukodir Khusanov Jelang Bursa Transfer

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 12:04 WIB

Persija vs Persib Terancam Gagal di GBK, The Jakmania Minta Kepastian PSSI

Persija vs Persib Terancam Gagal di GBK, The Jakmania Minta Kepastian PSSI

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 11:59 WIB

Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak

Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 11:50 WIB

Persija Terancam Gagal Jamu Persib di Stadion GBK, Kenapa?

Persija Terancam Gagal Jamu Persib di Stadion GBK, Kenapa?

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 11:39 WIB

Anomali Striker 37 Tahun: David da Silva Rajai Top Skor BRI Super League

Anomali Striker 37 Tahun: David da Silva Rajai Top Skor BRI Super League

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 11:34 WIB

Lupakan Luka Lawan Dewa United, Alexis Gomez Pede Bawa Persijap Taklukkan Persija

Lupakan Luka Lawan Dewa United, Alexis Gomez Pede Bawa Persijap Taklukkan Persija

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 11:24 WIB

Man United Vs Liverpool: Gol Kontroversial Benjamin Sesko Disahkan, Premier League Beri Penjelasan

Man United Vs Liverpool: Gol Kontroversial Benjamin Sesko Disahkan, Premier League Beri Penjelasan

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 10:58 WIB

Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan

Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 10:18 WIB

Hajar Liverpool, Manchester United Perpanjang Rekor Gila di Old Trafford Sejak 1984

Hajar Liverpool, Manchester United Perpanjang Rekor Gila di Old Trafford Sejak 1984

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 10:00 WIB