- PSSI memanggil empat pemain Persija Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada 26 hingga 30 Mei 2026.
- Daftar pemain mencakup Shayne Pattynama dan debut perdana Eksel Runtukahu, namun secara mengejutkan tidak menyertakan bek Rizky Ridho.
- Pemanggilan ini dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Suara.com - Surat pemanggilan pemain dari PSSI untuk Persija Jakarta yang diduga untuk persiapan Piala AFF 2026 beredar luas.
Dalam surat tersebut, terdapat sejumlah kejutan besar, termasuk absennya nama bek andalan Rizky Ridho dan panggilan perdana untuk striker Eksel Runtukahu.
Surat bernomor 1804/AGB/309/IV-2026 tertanggal 22 April 2026 tersebut meminta empat pemain Persija Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada 26–30 Mei 2026.
Keempat pemain yang dipanggil adalah Muhammad Fajar Fathurrahman, Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, dan Witan Sulaeman.
Dari keempat nama tersebut, ada dua hal yang paling mencuri perhatian. Pertama adalah absennya nama Rizky Ridho.

Bek berusia 24 tahun yang telah mengoleksi 47 caps dan selalu menjadi pilar utama di lini belakang, mulai dari era Shin Tae-yong hingga John Herdman, secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar ini.
Jika bocoran tersebut benar, ini merupakan panggilan perdana untuk Eksel Runtukahu.
Dengan torehan enam gol musim ini, pemanggilan ini seolah menjadi jawaban atas performa apiknya bersama Macan Kemayoran.
Pemanggilan ini sejalan dengan pernyataan pelatih John Herdman sebelumnya, yang menyebut Piala AFF akan menjadi panggung bagi para pemain yang berkompetisi di liga domestik.
Mengingat turnamen yang akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 ini tidak masuk kalender FIFA, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemainnya.
Situasi ini membuka pintu bagi para pemain seperti Eksel Runtukahu untuk membuktikan kualitasnya di level internasional.
Bocornya surat ini menjadi indikasi awal bagaimana wajah skuad Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman untuk turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.