-
Cahya Supriadi raih predikat pemain terbaik usai tampil heroik menepis penalti pemain Persija Jakarta.
-
Hasil imbang 1-1 menghambat peluang juara Persija Jakarta di kompetisi BRI Super League 2026.
-
Kiper PSIM Yogyakarta puji soliditas komunikasi lini pertahanan dalam meredam serangan agresif Macan Kemayoran.
Suara.com - Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi tampil gemilang saat bermain imbang 1-1 dengan Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-29 kompetisi BRI Super League 2025/2026. Ia yang mendapat predikat terbaik di laga itu memilih merendah
Kegemilangan Cahya terlihat saat ia sukses menepis eksekusi penalti penyerang Persija, Maxwell Souza pada menit 42.
Selain itu, beberapa kali aksi Cahya juga sukses menyelamatkan gawang PSIM dari gempuran para pemain Persija.
![Performa impresif kiper muda PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi terus mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. [Dok PSIM Yogyakarta]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/24/20159-cahya-supriadi.jpg)
Kegemilangannya itu membuat dirinya mendapat predikat sebagai "Player of The Match" di laga tersebut.
Karena hal tersebut ia bersyukur bisa memberikan penampilan terbaik.
"Tentunya saya senang dengan performa tim yang mau berjuang dari awal hingga akhir. Senang juga rasanya bisa menggagalkan satu penalti lawan," kata Cahya di laman I.League.

"Kami sempat unggul tapi setelah itu lawan mendapat dua penalti. Di momen itu saya berusaha untuk bisa menjaga semangat teman-teman dan bersyukur atas satu poin ini," sambungnya.
Lebih lanjut, Cahya juga memberikan pujian kepada lini pertahanan PSIM secara keseluruhan.
Menururnya, gawang PSIM selamat dari kebobolan bukan hanya karena dirinya saja, melainkan kerja sama tim.
"Saya rasa lini pertahanan kami cukup solid karena komunikasi yang baik. Kami tahu di pertandingan sebelumnya tim kalah karena kecolongan lewat bola mati," ucap Cahya.
Hasil imbang kontra Persija Jakarta membuat PSIM kini berada di posisi 10 dengan 39 poin.
Sementara Persija Jakarta ada di posisi tiga dengan 59 poin. Khusus Macan Kemayoran peluang mereka meraih juara Super League musim jadi berat.