- Turnamen MilkLife Soccer Challenge di Banjarmasin diikuti 661 siswi SD untuk menjaring bibit atlet sepak bola putri potensial.
- Jacksen F. Tiago mendorong pembentukan sekolah sepak bola khusus putri guna memastikan keberlanjutan pembinaan bakat di Kalimantan Selatan.
- Sebanyak 25 pemain terbaik hasil turnamen akan menjalani latihan intensif sebelum bersaing pada ajang All-Stars di Kudus mendatang.
Suara.com - Legenda sepak bola Indonesia, Jacksen F. Tiago, menyoroti besarnya potensi sepak bola putri di Kalimantan usai suksesnya MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Banjarmasin Seri 2 2025-2026.
Turnamen yang diikuti 661 siswi dari 49 Sekolah Dasar (SD) itu menjadi bukti tingginya minat anak perempuan terhadap sepak bola, meski kompetisi di wilayah tersebut masih terbatas.
Jacksen, yang juga Direktur Akademi Borneo FC, mendorong lahirnya lebih banyak Sekolah Sepak Bola (SSB) khusus putri di Kalimantan.
Antusiasme Tinggi di Banjarmasin
MLSC Banjarmasin berlangsung di Green Yakin Soccer Field, Banjar, pada 30 April hingga 3 Mei.
Di kategori Kelompok Usia (KU) 10, SDN Pagatan Besar keluar sebagai juara setelah mengalahkan SDN Sungai Andai 4 dengan skor 1-0.
Sementara itu, SDN Sungai Lulut 1 menjadi kampiun KU 12 usai menundukkan SDN Telaga Biru 1 dengan skor serupa.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Asprov PSSI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menyambut positif ajang tersebut.
"Kita mencari bibit-bibit terbaik agar sepak bola putri mampu meraih prestasi di masa depan," ujar Hasnuryadi.
Jacksen Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Jacksen menegaskan, antusiasme peserta harus diimbangi dengan pembinaan yang berkelanjutan.
"Tujuan MilkLife Soccer Challenge hadir di sini adalah untuk pemassalan sepak bola putri di Banjarmasin. Kami berharap lebih banyak SSB yang fokus membina pemain putri," kata Jacksen.
Menurut dia, MLSC bukan sekadar turnamen, melainkan bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
"Jika konsistensi ini terjaga, Kalimantan Selatan berpeluang melahirkan pemain-pemain putri berkualitas," ujarnya.
Sebanyak 25 pemain terbaik dari Banjarmasin akan mengikuti program latihan intensif tiga kali sepekan bersama tim pelatih MLSC.