Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 04 Mei 2026 | 17:15 WIB
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
Polemik tuduhan rasisme yang menyeret nama Marc Klok kini memasuki babak baru. (Rahman/Suara.com)
baca 10 detik
  • Marc Klok dituduh melakukan tindakan rasis terhadap pemain Bhayangkara FC saat pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Jumat (30/4/2026).
  • Wasit Muhammad Nazmi Nasaruddin secara resmi membantah adanya ucapan bernada rasis setelah meninjau insiden tersebut di lapangan.
  • Pihak Persib Bandung menyatakan insiden tersebut hanyalah kesalahpahaman, sementara Henri Doumbia telah menyampaikan permohonan maaf terkait tuduhan itu.

Suara.com - Polemik tuduhan rasisme yang menyeret nama Marc Klok kini memasuki babak baru. Setelah sempat memicu kontroversi panas usai laga Persib Bandung kontra Bhayangkara FC, laporan resmi wasit pertandingan justru membantah adanya ucapan bernada rasis dalam insiden tersebut.

Kasus ini sebelumnya ramai setelah Bhayangkara FC merilis kronologi versi mereka terkait kejadian di Stadion Sumpah Pemuda pada Jumat (30/4/2026).

Dalam penjelasan itu, pemain Bhayangkara FC, Henri Doumbia, disebut merasa mendapat perlakuan rasis saat pertandingan berlangsung.

Doumbia kemudian melaporkan insiden tersebut kepada kapten tim, Wahyu Subo Seto. Situasi sempat memanas ketika Wahyu mendatangi Marc Klok untuk meminta penjelasan langsung di lapangan.

Ketegangan bahkan disebut berlanjut hingga ke ruang ganti pemain. Namun, di tengah situasi tersebut, muncul keterangan bahwa Henri Doumbia telah meminta maaf karena kemungkinan terjadi salah paham atau salah mendengar ucapan di lapangan.

Muhammad Nazmi Nasaruddin. (Dok. FA Malaysia)
Wasit asal Malaysia Muhammad Nazmi Nasaruddin. (Dok. FA Malaysia)

Marc Klok sendiri sebelumnya sudah membantah keras tuduhan tersebut. Gelandang Persib Bandung itu menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasisme dan merasa dirugikan atas tudingan yang beredar.

Kini, perhatian publik tertuju pada laporan resmi wasit asal Malaysia, Muhammad Nazmi Nasaruddin, yang memimpin pertandingan tersebut.

Dalam keterangannya, ia memastikan tidak mendengar adanya ucapan rasis seperti yang dituduhkan.

“Mengenai situasi ini, pemain nomor 10 dari Bhayangkara FC memegang bola dengan tangan. Pemain nomor 23 dari Persib mencoba merebut bola dan menempatkannya di titik tengah," tulis laporan wasit dikutip dari Forum Wasit Indonesia.

baca juga

"Saya jelas mendengar pemain nomor 23 dari Persib berkata ‘kembalikan bolanya’. Setelah itu saya mendengar pemain nomor 10 dari Bhayangkara berkata ‘jaga ucapanmu’,” jelasnya.

Laporan tersebut menjadi poin penting dalam polemik yang berkembang beberapa hari terakhir. Tidak adanya catatan pelanggaran serius terkait ucapan bernada rasis membuat tuduhan terhadap Marc Klok semakin diragukan.

Situasi ini sekaligus memperkuat pembelaan kubu Persib Bandung yang sejak awal menilai insiden tersebut hanyalah kesalahpahaman di tengah tensi pertandingan.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, bahkan sebelumnya sudah menegaskan bahwa insiden terjadi tepat di depan wasit dan sejumlah pemain lain. Menurutnya, jika memang ada ucapan rasis, Marc Klok seharusnya langsung mendapat hukuman di lapangan.

“Saya akan jelaskan satu hal. Kejadian ini terjadi tepat di depan wasit, di sana ada pemain nomor 10 (Henry Doumbia), dan ada sekitar empat atau lima pemain lainnya di sekitar situ. Wasit ini adalah wasit papan atas di Asia."

"Jika Marc (Klok) mengatakan sesuatu yang salah, dia pasti akan langsung mendapatkan kartu merah saat itu juga,” kata Bojan Hodak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme

Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 14:53 WIB

Federico Barba Bertekad Kalahkan PSIM Yogyakarta, Demi Jaga Posisi Puncak

Federico Barba Bertekad Kalahkan PSIM Yogyakarta, Demi Jaga Posisi Puncak

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 13:58 WIB

Nyali Samurai Yusaku Yamadera! Sebut PSIM Siap Kejutkan Persib Bandung di GBLA

Nyali Samurai Yusaku Yamadera! Sebut PSIM Siap Kejutkan Persib Bandung di GBLA

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

×