60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

Galih Prasetyo

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
60 Juta Rakyat Hidup Dalam Kemiskinan, Negara Ini Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 [Instagram]
baca 10 detik
  • Tim nasional Republik Demokratik Kongo berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menanti selama 52 tahun sejak 1974.
  • Negara tersebut menghadapi kemiskinan ekstrem dan konflik berkepanjangan meskipun memiliki cadangan mineral bernilai triliunan dolar AS yang melimpah.
  • Keberhasilan tim sepak bola nasional menjadi simbol pemersatu bangsa di tengah krisis kemanusiaan yang melanda seluruh wilayah Kongo.

Suara.com - Harapan rakyat Republik Demokratik Kongo untuk melihat negaranya tampil di Piala Dunia 2026 justru dibarengi rasa cemas mendalam.

Tim nasional Republik Demokratik Kongo akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang 52 tahun, mengakhiri absennya mereka sejak edisi 1974.

Lolosnya Kongo ke Piala Dunia 2026 jadi tamparan tersendiri bagi negara-negara lain yang gagal lolos, termasuk Timnas Indonesia.

Kongo dikenal sebagai salah satu negara termiskin di dunia.

Sekitar 73 hingga 75 persen penduduknya hidup dalam kemiskinan ekstrem dengan penghasilan kurang dari beberapa dolar per hari.

Ironisnya, negara di Afrika Tengah itu diperkirakan memiliki cadangan kekayaan mineral senilai triliunan dolar AS yang belum tergarap penuh.

Kandungan kobalt, tembaga, emas, dan berbagai mineral strategis lainnya menjadikan Kongo sebagai salah satu wilayah terkaya secara geologis di dunia.

Timnas Republik Demokratik Kongo mewakili Afrika (CAF) di babak play-off inter konfederasi setelah mengalahkan Timnas Nigeria. (Instagram/@fecofadrc)
Timnas Republik Demokratik Kongo mewakili Afrika (CAF) di babak play-off inter konfederasi setelah mengalahkan Timnas Nigeria. (Instagram/@fecofadrc)

Namun, kekayaan tersebut belum mampu menyejahterakan rakyat.

Konflik berkepanjangan, korupsi sistemik, dan buruknya infrastruktur membuat hasil bumi Kongo lebih banyak menjadi sumber perebutan kekuasaan ketimbang alat pembangunan nasional.

baca juga

Secara ekonomi, produk domestik bruto (PDB) per kapita Kongo termasuk yang terendah di dunia.

Lebih dari 60 juta warga hidup dalam kemiskinan, sementara tiga dari empat penduduk bahkan belum memiliki akses memadai terhadap layanan dasar.

Situasi kemanusiaan di negara itu juga sangat memprihatinkan.

Sekitar 26,4 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan mendesak, termasuk 15,4 juta anak-anak yang terdampak krisis.

Namun, di tengah konflik bersenjata, kemiskinan, dan perpecahan politik yang masih melanda berbagai wilayah negara, tim nasional menjadi salah satu sedikit simbol pemersatu bangsa.

Dari Kinshasa hingga wilayah timur yang dilanda perang, jersey The Leopards tetap dikenakan sebagai lambang identitas nasional.

Bagi banyak warga, keberhasilan lolos ke Piala Dunia akan menjadi momen langka yang menyatukan negara di tengah krisis berkepanjangan.

Kongo terakhir tampil di Piala Dunia pada 1974 saat masih bernama Zaire.

Sejak itu, generasi baru rakyat Kongo hanya mengenal turnamen tersebut dari cerita masa lalu.

Bagi publik Kongo, kelolosan ke Piala Dunia memang tidak akan menyelesaikan semua masalah.

Namun jika The Leopards berhasil menembus turnamen terbesar dunia, itu akan menjadi bukti bahwa bahkan dalam sistem yang penuh keterbatasan, Timnas Kongo masih mampu bangkit dan tampil di panggung dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974

Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:47 WIB

Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air

Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:37 WIB

Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen

Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:28 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global

Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Terkini

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×