Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2025 | 12:54 WIB
Nusron Ungkap Satu Keluarga Kuasai Tanah Seluas Dua Kali Jakarta, Ini Daftar 9 Raja Properti di RI
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) penghuni Cluster Setia Mekar Residence 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang rumahnya digusur Pengadilan Negeri Cikarang pada 30 Januari 2025, masih sah. [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nurson Wahid kembali membuka tabir gelap mengenai ketimpangan penguasaan lahan di Indonesia.

Nusron bilang ada satu sosok keluarga yang memiliki kekuasaan luar biasa atas lahan di Tanah Air, mencapai sekitar 1,8 juta hektar. Nusron pun menyindir dengan adanya situasi ini.

"Petani kecil di NTB (Nusa Tenggara Barat), termasuk warga Nahdlatul Wathan, mencari tanah satu atau dua hektar saja bisa berkonflik. Tapi ini, ada satu keluarga yang menguasai sampai 1,8 juta hektar, ini jelas ketimpangan struktural," tegas Nusron, dilansir dari laman resmi Kementerian ATR/BPN, Rabu (7/5/2025).

Tak hanya itu, Nusron juga mengungkap fakta lainnya yang menyebut dari total 170 juta hektar luas daratan Indonesia, 70 juta hektar di antaranya merupakan kawasan non-hutan. Dari luasan non-hutan tersebut, sekitar 46 persen atau 30 juta hektar ternyata dikuasai oleh hanya 60 keluarga besar pemilik korporasi.

Data ini bak bom waktu yang meledak, memperlihatkan betapa timpangnya distribusi kepemilikan lahan di negeri ini, di mana segelintir elite dengan kekuatan korporasi menggenggam sebagian besar sumber daya agraria.

Sayangnya Nusron belum secara terbuka menyebutkan nama-nama keluarga yang menguasai 1,8 juta hektar lahan tersebut, pernyataan ini sontak memicu spekulasi dan sorotan tajam dari berbagai pihak. Luas lahan sebesar itu setara dengan lebih dari dua kali luas Provinsi DKI Jakarta, sebuah gambaran betapa masifnya skala penguasaan tersebut.

Meski demikian dugaan kuat, keluarga dengan kepemilikan lahan raksasa ini memiliki gurita bisnis yang merambah berbagai sektor, mulai dari perkebunan kelapa sawit, pertambangan, kehutanan, hingga pengembangan properti. Penguasaan lahan yang begitu luas memberikan mereka kendali signifikan atas sumber daya alam dan berpotensi menciptakan monopoli atau oligopoli di sektor-sektor terkait.

Menyusul pengungkapan data mencengangkan ini, Suara.com mencoba merangkum daftar 9 raja properti terkaya di Indonesia yang memiliki landbank cukup luas.

Berikut adalah daftar 9 raja properti terkaya di Indonesia:

1. Keluarga Ciputra (Ciputra Group)

Mewarisi visi almarhum Dr. (HC) Ir. Ciputra, keluarga Ciputra terus mengembangkan Ciputra Group menjadi salah satu pengembang properti terbesar dan paling terdiversifikasi di Indonesia. Dikenal dengan proyek-proyek skala kota (township) yang ikonik seperti Citraland, CitraRaya, dan Ciputra World, grup ini memiliki ribuan hektar lahan yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia hingga mancanegara.

Salah satu perusahaan yang dimilikinya adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA), berdasarkan data pada 2024 landbank CTRA mencapai 6.257 hektar, dengan landbank proyek sendiri sebesar 2,2 ribu hektar, sementara landbank proyek kerja sama operasional mencapai 4,06 ribu hektar.

Portofolio mereka mencakup perumahan, apartemen, pusat perbelanjaan, hotel, dan kawasan komersial. Meskipun nilai aset dan luas lahan pribadi anggota keluarga tidak terungkap, skala bisnis Ciputra Group mengindikasikan kepemilikan properti dengan nilai triliunan rupiah dan puluhan ribu hektar lahan secara kumulatif.

2. Keluarga Salim (Salim Group - Indofood CBP Sukses Makmur Tbk & PT Intiland Development Tbk)

Salim Group, konglomerasi raksasa yang dikenal dengan Indofood, juga memiliki jejak yang signifikan di sektor properti melalui PT Intiland Development Tbk. Meskipun properti bukan fokus utama grup, Intiland memiliki portofolio yang solid di Jakarta dan, Jawa tengah hingga Surabaya, termasuk proyek perumahan kelas atas, apartemen, kawasan industri, dan gedung perkantoran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Nusron Wahid Ungkap Sosok Satu Keluarga Kuasai 1,8 Juta Hektar Tanah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 10:42 WIB

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

Alih Fungsi Lahan di NTB Diperketat

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 18:59 WIB

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Haru Biru Kasim: Haji Tertua Malang Berangkat Tanpa Cinta Abadi

Video | Senin, 05 Mei 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB