Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Arief Apriadi

Rabu, 06 Mei 2026 | 10:19 WIB
Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan
Iran ancam boikot Piala Dunia 2026 jika FIFA tak beri jaminan keamanan usai insiden penolakan masuk ke Kanada. Simak perkembangan terbarunya. (FIFA)
baca 10 detik
  • Kepala Federasi Sepak Bola Iran menuntut jaminan keamanan dari FIFA untuk partisipasi timnas di Piala Dunia 2026.
  • Tuntutan ini muncul setelah delegasi Iran ditolak masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA akibat insiden diplomatik.
  • Iran tetap melanjutkan persiapan teknis dan laga uji coba meskipun partisipasi mereka masih bergantung pada keputusan jaminan FIFA.

Suara.com - Kepala Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan partisipasi timnas dalam Piala Dunia FIFA 2026 bergantung pada jaminan keamanan dari FIFA.

Meski secara teknis skuad Team Melli terus bersiap, kehadiran mereka di Amerika Utara masih belum pasti menyusul insiden diplomatik di Kanada.

Insiden di Kanada Picu Tuntutan

Mehdi Taj menyebut akan menggelar pertemuan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekjen Mattias Grafstrom untuk meminta jaminan resmi.

Iran ingin memastikan tidak ada lagi penolakan masuk atau perlakuan yang dianggap tidak pantas terhadap delegasi mereka.

“Kami tidak punya masalah dengan Amerika Serikat. Kami akan pergi ke Piala Dunia karena lolos kualifikasi. Tuan rumah kami adalah FIFA, bukan negara tertentu,” ujar Taj dikutip dari TRT World.

Pernyataan ini muncul setelah Taj dan Sekjen federasi, Hedayat Mombeini, ditolak masuk ke Kanada saat hendak menghadiri Kongres FIFA, meski telah mengantongi visa.

Insiden tersebut disebut media Iran bermotif politik. Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan kemungkinan terjadi kesalahan prosedur.

Persiapan Tim Tetap Berjalan

baca juga

Di tengah ketidakpastian, Iran tetap menyusun agenda uji coba sebagai bagian dari persiapan.

Mereka merencanakan dua laga persahabatan di Turki serta satu pertandingan di Amerika Serikat.

Langkah ini menunjukkan komitmen Iran untuk tetap kompetitif di turnamen, terlepas dari dinamika non-teknis.

Bayang-bayang Ketegangan Politik

Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memang dibayangi isu geopolitik, terutama terkait hubungan Iran dengan negara-negara Barat.

FIFA kini berada dalam posisi sulit untuk menjaga netralitas olahraga di tengah situasi politik yang kompleks.

Keputusan terkait jaminan keamanan akan menjadi faktor kunci bagi kepastian keikutsertaan Iran di turnamen tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:03 WIB

Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman

Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:12 WIB

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB

Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974

Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:47 WIB

Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air

Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

×