Kylian Mbappe terancam absen di El Clasico karena cedera paha yang belum pulih total.
Internal Real Madrid dikabarkan tegang akibat perjalanan pribadi Mbappe saat masa pemulihan berlangsung.
Hasil pemeriksaan medis terbaru menunjukkan peluang Mbappe tampil melawan Barcelona masih sangat kecil.
Suara.com - Real Madrid terancam kehilangan kekuatan utama di lini serang menjelang laga krusial El Clasico kontra Barcelona.
Kondisi Kylian Mbappe saat ini menjadi tanda tanya besar setelah proses pemulihan cederanya berjalan sangat lambat.
Dikutip dari YahooSport, absennya penyerang asal Prancis ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut.
![Real Madrid akhirnya kembali meraih kemenangan setelah mendapatkan serangkaian hasil buruk. Los Blancos meraih kemenangan 2-1 atas Alaves dalam laga pekan ke-33 Liga Spanyol yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. [Realmadrid.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/35633-real-madrid.jpg)
Kehilangan poin di pertandingan ini berisiko membuat trofi La Liga jatuh ke tangan sang rival.
Kabar ini memicu kekhawatiran mendalam bagi para pendukung Los Blancos di seluruh penjuru dunia.
Tim medis Real Madrid berencana melakukan serangkaian tes lanjutan untuk memastikan kesiapan fisik sang pemain.
Laporan dari internal klub menunjukkan adanya nada pesimisme terkait peluang sang mega bintang untuk merumput.
![Skenario Barcelona Juara LaLiga: Malam Ini atau Pekan Depan Saat Lawan Real Madrid [Instagram Barcelona]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/03/22136-barcelona.jpg)
Masalah otot paha yang didapat saat melawan Real Betis ternyata membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda signifikan bahwa Mbappe bisa berlatih penuh dengan rekan setimnya.
Manajemen klub kini berada dalam posisi sulit untuk memutuskan apakah akan memaksakan Mbappe tampil.
Suasana di markas latihan Valdebebas dikabarkan memanas akibat isu prioritas sang pemain saat masa pemulihan.
Beberapa anggota skuad dilaporkan merasa kecewa dengan keputusan Mbappe melakukan perjalanan pribadi ke Italia.
Kunjungan tersebut memicu spekulasi mengenai fokus sang penyerang di tengah krisis yang dihadapi tim.
Meski demikian, staf pelatih tetap berusaha menjaga keharmonisan internal demi fokus memenangkan pertandingan nanti.
Pihak klub terus memantau pergerakan dan aktivitas Mbappe agar tidak mengganggu program rehabilitasi medisnya.