Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah

Arif Budi

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:31 WIB
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany sebut PSG diuntungkan wasit. [Instagram Bayern Munich]
baca 10 detik
  • Pelatih Vincent Kompany kecewa atas keputusan wasit yang merugikan Bayern Munchen saat menghadapi Paris Saint-Germain, Kamis (7/5/2026).
  • Bayern Munchen tersingkir dari semifinal Liga Champions di Allianz Arena setelah kalah agregat dari Paris Saint-Germain tersebut.
  • Kompany menyoroti dua insiden kontroversial, yaitu potensi kartu merah Nuno Mendes dan penalti yang diabaikan wasit pertandingan.

Suara.com - Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany meluapkan kekecewaannya secara terbuka terhadap kinerja wasit setelah timnya tersingkir dari Liga Champions.

Ia secara spesifik menyoroti dua insiden kontroversial dan merasa timnya sangat dirugikan oleh keputusan sang pengadil lapangan.

Dalam laga leg kedua semifinal di Allianz Arena yang berakhir imbang 1-1, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB, Bayern harus merelakan tiket final jatuh ke tangan Paris Saint-Germain (PSG) karena kalah agregat.

Seusai laga, Kompany menegaskan bahwa keputusan-keputusan krusial dari wasit selalu merugikan timnya.

"Kami lebih baik di beberapa momen, dan di momen lain mereka lebih baik. Kami berada di level yang sama. Kualitas pemain akan menentukan jenis pertandingan seperti ini, tetapi keputusan juga," ucap Kompany dikutip dari Bulinews.

"Tidak ada yang menguntungkan kami, jika Anda melihat momen-momen yang diperdebatkan, semuanya selalu merugikan kami."

"Saya melihat kartu merah dan penalti malam ini, tetapi wasit tidak melihatnya," ujar Kompany menambahkan.

Insiden pertama yang dimaksud Kompany adalah potensi kartu merah untuk bek PSG, Nuno Mendes pada menit ke-29.

Saat itu, bola terlihat mengenai lengan Mendes. Jika wasit meniup peluit untuk pelanggaran tersebut, Mendes seharusnya diusir karena sudah menerima kartu kuning sebelumnya.

baca juga

Namun, wasit justru menilai pemain Bayern Munchen lebih dulu melakukan handball.

Insiden kedua adalah potensi penalti untuk Bayern pada menit ke-31. Bola hasil sapuan dari pemain PSG, Vitinha terlihat jelas mengenai tangan kiri rekan setimnya, Joao Neves di dalam kotak terlarang.

Lagi-lagi, wasit tidak menggubrisnya. Kompany pun tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap keputusan ini, yang ia anggap tidak masuk akal.

"Saya tahu aturannya, dan bola itu berasal dari pemainnya sendiri, tetapi ayolah, dari jarak 10 meter dengan tangan di atas kepala?" tutur Kompany.

Meskipun Bayern akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang di menit akhir melalui Harry Kane, hal itu tidak cukup untuk mengubah nasib mereka.

Kekecewaan Kompany ini menggarisbawahi betapa setiap keputusan wasit bisa menjadi pembeda dalam pertandingan dengan level setinggi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta

Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus

Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:21 WIB

Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest

Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:01 WIB

PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun

PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:53 WIB

Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final

Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

×