- TVRI mempersiapkan penyiaran Piala Dunia 2026 dengan menyediakan komentator ternama serta fasilitas pendukung bagi masyarakat Indonesia.
- Sebanyak 200 penyelenggara nonton bareng resmi telah terdaftar dan diminta melengkapi lisensi melalui portal daring TVRI.
- TVRI berkolaborasi dengan Polri untuk menjamin aspek keamanan dan ketertiban di seluruh titik penyelenggaraan nonton bareng.
Suara.com - Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, TVRI terus mematangkan berbagai persiapan demi menghadirkan tayangan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Tak hanya fokus pada aspek teknis siaran, TVRI juga memperkuat koordinasi pengamanan nonton bareng (nobar), fasilitas media, hingga menghadirkan deretan host dan komentator ternama dari mulai mantan pelatih nasional Indra Sjafri hingga legenda Bambang Pamungkas.
Persiapan itu dipaparkan dalam konferensi pers yang dihadiri Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI Retno Wulan Kartiko Purbojati, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, serta Editor in Chief Piala Dunia 2026 LPP TVRI Usman Kansong.
Antusiasme masyarakat Indonesia menyambut Piala Dunia 2026 disebut terus meningkat. Hal itu terlihat dari tingginya jumlah penyelenggara nobar resmi yang telah mengantongi lisensi dari TVRI.
Retno Wulan mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 200 penyelenggara nobar yang terdaftar secara resmi. Jumlah tersebut diprediksi masih akan bertambah mendekati kick-off turnamen.
![Bukan Prancis atau Argentina, Simulasi Matematika Prediksi Negara Ini Juara Piala Dunia 2026 [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/06/71643-piala-dunia-2026.jpg)
"Animo masyarakat sangat tinggi. Kami memprediksi jumlah ini akan bertambah. Oleh karena itu, penting bagi TVRI untuk memastikan nobar ini terselenggara dengan aman dan nyaman," ucap Wulan saat konferensi pers.
TVRI juga mengimbau komunitas atau penyelenggara nobar yang belum memiliki izin resmi agar segera mengurus lisensi melalui portal bolagembira.tvrinews.com. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai aturan sekaligus menghindari potensi pelanggaran hak siar.
Demi menjaga suasana tetap kondusif selama euforia Piala Dunia berlangsung, TVRI turut menggandeng Polri dalam aspek pengamanan. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan setiap titik nobar resmi mendapat pendampingan keamanan yang memadai.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan pihaknya siap mendukung penuh kelancaran pelaksanaan nobar di berbagai daerah.
"Polri berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan pesta sepak bola ini. Fokus kami adalah memastikan setiap titik nonton bareng yang telah terdaftar memiliki asistensi pengamanan yang memadai," ucap Brigjen Trunoyudo.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian bukan hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan distribusi informasi dan pelaksanaan acara berlangsung tertib serta nyaman bagi masyarakat.
Selain menghadirkan tayangan pertandingan, TVRI juga menyiapkan deretan host dan komentator yang akan menjadi wajah utama selama siaran Piala Dunia 2026 berlangsung.
Editor in Chief Piala Dunia TVRI Usman Kansong menyebut pihaknya ingin memberikan pengalaman berbeda kepada penonton lewat kehadiran figur-figur yang memiliki kredibilitas di dunia sepak bola nasional.
"Panduan ini dibikin agar para jurnalis yang telah terdaftar dimudahkan dalam distribusi konten serta fasilitas pendukung selama turnamen ini berlangsung," ujarnya.
"Kehadiran para host dan komentator terbaik ini kami harapkan dapat memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap laga yang terjadi di lapangan hijau selama Piala Dunia 2026," pungkas Usman.