Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Galih Prasetyo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
Mehdi Mahdavikia menjadi salah satu ikon terbesar sepak bola Asia pada era 1990-an hingga 2000-an. [Istimewa]
  • Mehdi Mahdavikia merupakan legenda sepak bola Iran yang sukses berkarier di Bundesliga bersama klub Hamburger SV Jerman.
  • Ia mencetak gol bersejarah saat membawa Iran mengalahkan Amerika Serikat pada ajang Piala Dunia tahun 1998 silam.
  • Mahdavikia pensiun dari timnas usai kontroversi gelang hijau dan kini fokus melatih serta mengembangkan sepak bola muda.

Suara.com - Mehdi Mahdavikia menjadi salah satu ikon terbesar sepak bola Asia pada era 1990-an hingga 2000-an.

Kecepatan, crossing akurat, dan dribel eksplosif membuatnya dijuluki The Rocket oleh publik sepak bola Iran.

Mahdavikia lahir di Ray, Iran, pada 24 Juli 1977. Ia memulai karier sepak bola bersama akademi Bank Melli sebelum bersinar bersama Persepolis FC.

Penampilannya yang impresif membawa Mahdavikia hijrah ke Jerman pada akhir 1990-an.

Setelah sempat membela VfL Bochum, kariernya benar-benar melejit bersama Hamburger SV.

Selama delapan musim di Hamburg, Mahdavikia tampil dalam lebih dari 200 pertandingan Bundesliga dan menjadi salah satu pemain Asia paling sukses di Eropa.

Fans Hamburg bahkan menjulukinya Der Teppich atau Karpet Terbang karena kemampuannya meluncur melewati lawan.

Puncak performanya datang pada awal 2000-an. Mahdavikia dua kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Hamburg versi suporter pada 2003 dan 2004.

Tak hanya piawai menyerang, Mahdavikia juga dikenal sebagai pemain serbabisa.

Mahdavikia mampu bermain sebagai winger kanan, bek kanan, bahkan penyerang saat dibutuhkan.

Mahdaviki juga menjadi salah satu pemain Asia paling dihormati di Bundesliga berkat visi permainan dan kemampuan mengirim umpan silang mematikan.

Ia sempat disebut memiliki nilai transfer mencapai 10 juta euro pada masa jayanya.

Bungkam AS di Piala Dunia 1998

Karier internasional Mahdavikia bersama Timnas Iran penuh cerita besar.

Mahdavikia mencatat 110 penampilan dan mencetak 13 gol untuk Team Melli.

Namanya semakin mendunia saat tampil di Piala Dunia 1998.

Dalam laga bersejarah melawan Amerika Serikat, Mahdavikia mencetak gol kedua Iran dalam kemenangan 2-1 yang dikenang sebagai salah satu pertandingan paling emosional dalam sejarah Piala Dunia.

Banyak pengamat menyebut pertandingan itu sebagai performa terbaik Mahdavikia bersama Timnas Iran.

Mahdavikia tampil luar biasa dengan kecepatan dan serangan balik yang membuat pertahanan Amerika Serikat kerepotan.

Mahdavikia juga menjadi bagian penting Iran saat lolos ke Piala Dunia 2006 di Jerman.

Setelah turnamen tersebut, ia dipercaya menjadi kapten tim nasional Iran.

Namun perjalanan internasionalnya berakhir kontroversial.

Mahdavikia disebut dipaksa pensiun dari timnas setelah mengenakan gelang hijau dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Korea Selatan.

Gelang hijau itu dianggap sebagai simbol dukungan terhadap gerakan protes pemilu Iran yang kontroversial saat itu.

Kasus tersebut memicu perhatian internasional dan menjadikan Mahdavikia simbol keberanian di luar lapangan.

Setelah pensiun sebagai pemain, Mahdavikia aktif sebagai pelatih dan pengembang sepak bola usia muda. Ia sempat bekerja di akademi Hamburger SV dan mendirikan FC KIA Academy di Iran.

Saat ini, Mahdavikia juga terlibat dalam pengembangan sepak bola Asia bersama AFC dan IFAB.

Pengaruhnya tidak hanya dikenang karena prestasi di lapangan, tetapi juga keberaniannya menyuarakan isu kemanusiaan dan kebebasan sipil di Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:08 WIB

Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat

Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:58 WIB

Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:50 WIB

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB

Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday

Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia

Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:30 WIB

Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda

Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:47 WIB

Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM

Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!

Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:21 WIB

Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?

Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:21 WIB

Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool

Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:11 WIB

Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar

Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:07 WIB