- Kapten Leeds United, Ethan Ampadu, mengalami luka kepala akibat pelanggaran Mathys Tel dalam laga Premier League yang berakhir imbang 1-1.
- Wasit Jarred Gillett memberikan penalti setelah meninjau VAR, sekaligus membatalkan keputusan awal yang sempat memicu kemarahan suporter Tottenham Hotspur.
- Leeds United membuktikan terjadinya kontak fisik melalui foto luka Ampadu yang juga terpilih menjadi pemain terbaik pertandingan tersebut.
Suara.com - Kapten Leeds United, Ethan Ampadu, membungkam kritik suporter Tottenham Hotspur setelah terlihat mengalami luka serius di kepala usai insiden penalti kontroversial dalam laga Premier League.
Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 setelah striker Tottenham, Mathys Tel, dianggap melakukan pelanggaran terhadap Ampadu saat mencoba menyapu bola dengan tendangan salto di kotak penalti.
Sebelumnya, Tel sempat membawa Tottenham unggul lebih dulu. Namun, Leeds berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti yang dicetak Dominic Calvert-Lewin.
Dilansir dari The Sun, keputusan penalti sempat memicu kemarahan suporter Tottenham karena mereka menilai Tel tidak menyentuh Ampadu. Beberapa fans bahkan menuduh gelandang asal Wales itu melebih-lebihkan insiden demi mendapatkan penalti.
Wasit Jarred Gillett awalnya tidak memberikan penalti sebelum akhirnya VAR meminta dirinya meninjau ulang tayangan insiden di monitor. Setelah melakukan pengecekan, wasit memutuskan memberikan penalti untuk Leeds.
Premier League kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut.
Setelah pertandingan, Ampadu terlihat menjalani wawancara dengan luka besar di bagian dahi sampingnya. Bekas luka merah tersebut menjadi bukti kuat bahwa dirinya memang terkena tendangan Tel.
Leeds United bahkan mengunggah foto close-up luka Ampadu di media sosial sambil menyindir komentar fans Tottenham yang sebelumnya menyebut tidak ada kontak dalam insiden tersebut.
Selain insiden penalti, Ampadu juga tampil impresif sepanjang pertandingan dan terpilih sebagai Player of the Match usai laga berakhir.