Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 12:36 WIB
Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional
Ilustrasi gedung PBB (Shuttterstock)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat memprotes keras terpilihnya Iran sebagai Wakil Presiden dalam Konferensi Nuklir NPT.

  • Iran dituding tidak transparan terhadap IAEA namun terpilih lewat dukungan kelompok non-blok.

  • Ketegangan ini memperuncing sengketa nuklir antara Teheran dan Washington di forum internasional.

Suara.com - Penunjukan Iran sebagai salah satu pimpinan dalam forum peninjauan senjata nuklir global memicu gejolak diplomatik hebat di markas besar PBB.

Langkah ini dianggap sebagai anomali besar mengingat rekam jejak transparansi nuklir Teheran yang terus menjadi sorotan dunia internasional.

Keputusan tersebut menempatkan Iran di posisi strategis dalam Konferensi Peninjauan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) ke-11 yang baru saja dimulai.

Ilustrasi nuklir - Bahan Baku Nuklir (pexels)
Ilustrasi nuklir - Bahan Baku Nuklir (pexels)

Dikutip dari CNA, Amerika Serikat secara terbuka menyatakan keberatan mendalam atas terpilihnya negara tersebut sebagai salah satu Wakil Presiden konferensi.

Sengketa ini memperlihatkan rapuhnya konsensus global dalam mengelola pengawasan energi atom di tengah tensi politik yang memanas.

Asisten Sekretaris Biro Pengendalian Senjata dan Non-proliferasi AS, Christopher Yeaw, melontarkan kritik pedas di hadapan para delegasi.

Ilustrasi Rudal Kalibr (military-today.com)
Ilustrasi Rudal Kalibr (military-today.com)

Yeaw menegaskan bahwa pemberian peran kepemimpinan kepada Teheran merupakan sebuah tindakan yang melukai semangat dasar perjanjian NPT.

"Tidak dapat disangkal bahwa Iran telah lama menunjukkan penghinaan terhadap komitmen non-proliferasi NPT," ujar Christopher Yeaw.

Ia merujuk pada keengganan Teheran dalam memberikan jawaban yang jelas kepada badan pengawas nuklir PBB selama beberapa tahun terakhir.

baca juga

"Itu melampaui rasa malu dan memalukan bagi kredibilitas konferensi ini," tegas Christopher Yeaw mengenai penunjukan tersebut.

Duta Besar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Reza Najafi, tidak tinggal diam menanggapi tudingan dari pihak Washington.

Najafi menilai pernyataan Amerika Serikat tersebut tidak memiliki dasar kuat dan sepenuhnya didorong oleh kepentingan politik sepihak.

"Sangat tidak dapat dipertahankan bahwa Amerika Serikat, sebagai satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir, mencari posisi sebagai penentu kepatuhan," kata Reza Najafi.

Ia juga menyoroti fakta bahwa Amerika Serikat justru terus memperluas dan memodernisasi gudang senjata nuklir milik mereka sendiri.

"Dan negara yang terus memperluas serta memodernisasi persenjataan nuklirnya... berupaya memposisikan dirinya sebagai arbiter kepatuhan," tambah Reza Najafi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:05 WIB

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×