- Pelatih John Herdman mengajukan lima pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia guna menghadapi ajang Piala Asia 2027.
- Staf Khusus Kemenkum RI mengonfirmasi rencana tersebut telah disetujui oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk segera diproses.
- Gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, dinilai sebagai kandidat paling realistis karena telah memiliki pengalaman berkarier di kompetisi Indonesia.
Suara.com - Publik sepak bola Indonesia tengah penasaran dengan identitas lima pemain keturunan yang disebut masuk dalam radar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Di antara berbagai nama pemain yang berkarier di Eropa, gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, justru muncul sebagai kandidat yang dinilai paling realistis.
Spekulasi ini mencuat setelah Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, menyampaikan bocoran terkait daftar pemain yang disiapkan untuk menghadapi Piala Asia 2027.
Bocoran dari Staf Khusus Kemenkum RI
Informasi tersebut disampaikan Noor melalui unggahan di media sosial pribadinya. Ia menyebut Herdman telah mengajukan lima nama pemain keturunan yang dinilai dapat meningkatkan kualitas skuad Garuda.
“Halo sahabat Timnas yang cinta sepak bola Indonesia, ada kabar terbaru, pelatih timnas @officialjohnherdman melist lima pemain baru keturunan masuk dalam list menjelang Piala Asia 2027,” tulisnya.
Meski identitas kelima pemain belum diungkap, ia memastikan rencana tersebut telah mendapat persetujuan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Federasi kini disebut tengah menyelesaikan proses administrasi agar para pemain bisa segera bergabung.
“Siapa lima pemain ini? Tunggu ya, kabar ini dibenarkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir @erickthohir,” lanjutnya.
Mengapa Jordy Wehrmann Dinilai Paling Rasional?

Dari sejumlah spekulasi, nama Jordy Wehrmann dianggap paling memungkinkan. Berbeda dengan pemain diaspora yang belum pernah merasakan atmosfer kompetisi nasional, Jordy sudah berkarier di Indonesia.
Ia memperkuat Madura United sejak 15 Juli 2024 dengan kontrak hingga pertengahan 2027. Statusnya sebagai pemain reguler membuatnya tidak membutuhkan waktu adaptasi panjang.
Selain itu, ia berada dalam kondisi kompetitif karena rutin bermain di BRI Super League, sehingga siap kapan pun dibutuhkan.
Rekam Jejak Eropa dan Garis Keturunan
Jordy merupakan jebolan akademi Feyenoord dan pernah bermain untuk FC Luzern, ADO Den Haag, serta NK Vukovar 1991.
Garis keturunannya berasal dari sang ibu, dengan neneknya, Merie Pasman, lahir di Jakarta pada 1948. Faktor ini dinilai dapat memperlancar proses administratif jika benar-benar diproses.