Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
Douglas Santos memilih setia pada Brasil dan menolak Rusia demi mewujudkan mimpi Piala Dunia 2026. (FIFA)
baca 10 detik
  • Douglas Santos menolak tawaran membela Timnas Rusia demi mewujudkan impian bermain untuk Brasil.

  • Bek kiri Zenit ini kembali menjadi pilar kunci di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti.

  • Douglas bertekad mengakhiri penantian 24 tahun Brasil untuk meraih gelar juara Piala Dunia.

Suara.com - Douglas Santos berhasil membuktikan bahwa keteguhan hati jauh lebih berharga daripada kepastian instan yang ditawarkan pihak lain. Keputusannya menolak kewarganegaraan Rusia menjadi titik balik krusial yang membawanya kembali ke pelukan Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026.

Pilihan berisiko ini diambil saat masa depannya di level internasional terlihat sangat samar dan tidak menentu. Ia lebih memilih menunggu panggilan Merah-Kuning yang belum pasti ketimbang menjadi bagian tetap dari tim nasional Rusia.

“Tentu saja ada saat-saat ketika Anda berpikir tidak akan dipanggil lagi, tetapi saya tidak pernah berhenti percaya. Saya terus bekerja keras di level klub, mencoba meningkatkan kemampuan dan membangun konsistensi. Jadi, ketika kesempatan itu datang lagi, saya siap mengambilnya,” ungkap Douglas Santos kepada FIFA.

Douglas Santos memilih setia pada Brasil dan menolak Rusia demi mewujudkan mimpi Piala Dunia 2026. (FIFA)
Douglas Santos memilih setia pada Brasil dan menolak Rusia demi mewujudkan mimpi Piala Dunia 2026. (FIFA)

Perjalanan karier Douglas di Eropa sempat mengalami masa sulit saat membela Hamburger SV di Liga Jerman. Meski klubnya terdegradasi, ia tetap bertahan sebelum akhirnya menemukan performa terbaiknya bersama Zenit Saint Petersburg di Rusia.

Di tanah Rusia, ia merengkuh lima gelar liga secara beruntun dan menjadi idola publik setempat. Namun, kecintaannya pada tanah kelahiran membuatnya tetap memantau daftar panggil Selecao meski seringkali berakhir dengan kekecewaan.

“Saya selalu menghormati Rusia karena itu adalah negara tempat saya membangun sebagian besar karier saya. Namun, mengenakan seragam Brasil selalu menjadi impian, jadi itulah yang menjadi prioritas. Saya tumbuh besar dengan menonton Piala Dunia dan bermimpi bermain untuk Selecao, dan itu sangat membebani hati saya,” jelas sang bek kiri tersebut.

Kehadiran Carlo Ancelotti di kursi kepelatihan Brasil menjadi berkah tersendiri bagi pemain asal Paraiba ini. Ancelotti memberikan peran strategis bagi Douglas yang terbukti efektif saat Brasil membungkam Chile dengan skor telak 3-0.

Douglas Santos memilih setia pada Brasil dan menolak Rusia demi mewujudkan mimpi Piala Dunia 2026. (FIFA)
Douglas Santos memilih setia pada Brasil dan menolak Rusia demi mewujudkan mimpi Piala Dunia 2026. (FIFA)

Statistik menunjukkan peran Douglas sangat vital karena saat ia absen, Brasil justru menelan kekalahan dari Bolivia dan Jepang. Douglas dinilai mampu memberikan keseimbangan antara kedisiplinan bertahan dan agresivitas saat membantu serangan tim.

“Mereka meminta saya untuk menjadi pemain yang sama seperti di klub: kompetitif, solid secara pertahanan, dan siap berkontribusi dalam serangan saat dibutuhkan. Ancelotti memiliki cara untuk menanamkan rasa percaya diri kepada para pemainnya. Ia banyak berbicara, menjelaskan apa yang diinginkannya secara taktis, tetapi juga memberi kami kebebasan untuk bermain dengan kepribadian,” terangnya.

baca juga

Inspirasi terbesar Douglas Santos berasal dari kenangan masa kecil saat melihat Ronaldo Nazario mengangkat trofi di Korea-Jepang. Saat itu, ia masih berusia delapan tahun dan menyaksikan bagaimana sepak bola bisa menghentikan denyut nadi negaranya.

Kini, ia berpeluang menjadi aktor utama dalam perburuan gelar keenam Brasil di Amerika Utara nanti. Douglas berharap bisa menyudahi dahaga gelar juara dunia Brasil yang sudah berlangsung selama dua puluh empat tahun.

“Melihat Ronaldo mencetak kedua gol di final, setelah semua yang telah ia lalui, sungguh merupakan sesuatu yang luar biasa. Perayaan tim, seluruh negara yang berhenti sejenak, itu semua menunjukkan betapa besarnya Piala Dunia bagi orang Brasil,” kenang Douglas penuh emosional.

Brasil dijadwalkan akan bersaing di Grup C melawan tim-tim seperti Skotlandia, Maroko, dan Haiti. Douglas sangat mewaspadai kekuatan fisik dan motivasi tinggi yang dimiliki oleh para calon lawan mereka di fase grup.

Meski demikian, optimisme tetap membumbung tinggi di dalam skuad asuhan Ancelotti untuk membawa pulang trofi. Douglas yakin dengan perpaduan talenta dan pengalaman yang ada, Brasil mampu bertarung hingga menit terakhir di partai puncak.

“Penggemar Brasil selalu punya alasan untuk percaya. Kami memiliki talenta, pengalaman, dan pemain yang terbiasa dengan pertandingan besar. Tujuannya adalah melangkah sejauh mungkin dan berjuang hingga menit terakhir untuk gelar Piala Dunia keenam,” tegasnya menutup pembicaraan.

Douglas Santos merupakan bagian dari generasi emas Brasil yang memenangkan medali emas Olimpiade 2016. Namun, namanya sempat tenggelam dari radar tim nasional selama hampir sembilan tahun sebelum akhirnya dipanggil kembali oleh Carlo Ancelotti untuk kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namanya diprediksi kuat akan masuk dalam daftar 26 pemain final yang akan diumumkan pada 18 Mei di Rio de Janeiro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia

Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Kick-off, Timnas Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030!

Piala Dunia 2026 Belum Kick-off, Timnas Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030!

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:22 WIB

Terkini

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:45 WIB

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:07 WIB

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:01 WIB

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:51 WIB

Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?

Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:33 WIB

Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan

Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:34 WIB

DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:30 WIB

Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!

Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:24 WIB

Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:15 WIB

×