Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia

Irwan Febri

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:29 WIB
Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia
Legenda Prancis, Zinedine Zidane. (Dok. FIFA)
baca 10 detik
  • Zinedine Zidane membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dengan mencetak dua gol krusial ke gawang Brasil di laga final.
  • Prancis gagal total pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang akibat absennya Zidane karena mengalami cedera.
  • Zidane mengakhiri karier sepak bolanya setelah menerima kartu merah pada laga final Piala Dunia 2006 melawan timnas Italia.

Suara.com - Dalam dunia sepak bola, hanya sedikit sosok yang bisa menyamai pencapaian Zinedine Zidane. Lebih sedikit lagi yang mampu meninggalkan warisan sebesar dirinya, baik lewat prestasi maupun gaya bermain yang begitu elegan.

Legenda Timnas Prancis itu dikenal bukan hanya karena trofi, tetapi juga karena cara bermainnya yang penuh ketenangan dan keindahan.

“Keanggunan seorang maestro Prancis seperti Zinedine Zidane. Dia menguasai bola, menjadi tontonan berjalan dan bermain seolah memakai sarung tangan sutra di kedua kakinya,” kata legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano.

1998: Dari Pemain Prancis Menjadi Ikon Dunia

Tahun 1998 menjadi titik perubahan besar dalam karier Zidane. Setelah tampil cukup baik di Euro 1996, Zidane dipanggil pelatih Aimé Jacquet untuk membela Prancis di Piala Dunia FIFA 1998 yang digelar di negaranya sendiri.

Pada penampilan pertamanya di Piala Dunia, Zidane tampil luar biasa dan membawa Prancis melaju hingga final menghadapi Timnas Brasil yang saat itu lebih difavoritkan.

Legenda Prancis, Zinedine Zidane. (Dok. FIFA)
Legenda Prancis, Zinedine Zidane. (Dok. FIFA)

Di laga puncak pada 12 Juli 1998, Zidane mencetak dua gol yang membantu Prancis menang telak atas Brasil. Dua gol tersebut menjadi gol pertamanya di Piala Dunia sekaligus mengubah dirinya menjadi ikon sepak bola dunia.

Malam itu, Zidane tak hanya mengangkat trofi Piala Dunia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi pemain berikutnya dan seluruh masyarakat Prancis.

2002: Juara Bertahan yang Gagal Total

baca juga

Empat tahun kemudian, Prancis datang ke Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang dengan status juara dunia sekaligus juara Eropa.

Namun, turnamen itu berubah menjadi mimpi buruk bagi Les Bleus.

Cedera membuat Zidane absen pada dua laga awal fase grup. Tanpa sang maestro, Prancis tampil buruk dan tersingkir tanpa mencetak satu gol pun.

Hasil tersebut membuat Prancis tercatat sebagai juara bertahan pertama dalam sejarah Piala Dunia yang gagal mencetak gol di turnamen berikutnya.

2006: Akhir Karier yang Tak Terlupakan

Saat tampil di Piala Dunia FIFA 2006 di Jerman, banyak pemain senior Prancis sudah pensiun dan tim datang dengan penuh keraguan.

Namun, Zidane memutuskan kembali dari pensiun internasional dan langsung menjadi sosok penting di tim. Ia mengatur permainan, mencetak gol krusial, dan membawa Prancis kembali ke final.

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi saat mengalahkan Brasil di perempat final.

Di final melawan Timnas Italia, Zidane membawa Prancis unggul lewat gol penalti. Namun Italia mampu menyamakan kedudukan melalui gol Marco Materazzi.

Momen paling diingat dari laga itu terjadi pada babak tambahan waktu ketika Zidane mendapat kartu merah setelah menanduk dada Materazzi.

Itu menjadi aksi terakhir dalam karier bermain Zidane. Tak lama setelahnya, ia menyaksikan Italia memenangkan Piala Dunia keempat mereka usai menang adu penalti 5-3 atas Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!

John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:27 WIB

Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki

Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:19 WIB

Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030

Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:18 WIB

Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang

Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:09 WIB

Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026

Saya Belum Berani Sentuh Bola! Lamine Yamal Bikin Spanyol Panik Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:58 WIB

Ancelotti Sesumbar Brasil Juara Piala Dunia 2026: Tapi Tim Ini Siap Taklukkan Dunia!

Ancelotti Sesumbar Brasil Juara Piala Dunia 2026: Tapi Tim Ini Siap Taklukkan Dunia!

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya

Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:45 WIB

Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman

Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:18 WIB

Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?

Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:18 WIB

Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal

Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!

Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:58 WIB

Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina

Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:46 WIB

PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi

PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:33 WIB

Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:18 WIB

×