- Real Madrid akan mengumumkan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih kepala setelah laga terakhir LaLiga musim ini berakhir.
- Mourinho telah menyepakati kontrak dua tahun untuk menggantikan posisi pelatih saat ini pasca performa tim yang kurang memuaskan.
- Pihak klub mempertimbangkan klausul pemutusan kontrak khusus terkait proses pemilihan presiden baru yang sedang berlangsung di Real Madrid.
Suara.com - Real Madrid dikabarkan akan segera mengumumkan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih kepala pada Minggu atau Senin mendatang setelah musim LaLiga 2025/2026 berakhir.
Menurut laporan ESPN, pengumuman itu akan dilakukan usai laga terakhir Real Madrid musim ini melawan Athletic Club di Santiago Bernabeu, Sabtu waktu setempat.
Sebelumnya, Mourinho disebut telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun untuk kembali menangani Los Blancos. Pelatih asal Portugal itu bahkan dikabarkan sudah berpamitan dengan klubnya saat ini, Benfica.
Real Madrid mengambil langkah besar tersebut setelah menjalani musim yang mengecewakan. Mereka finis di bawah Barcelona di klasemen LaLiga serta tersingkir pada perempat final Liga Champions.
Pergantian pelatih dari Xabi Alonso ke Álvaro Arbeloa sejak Januari lalu juga belum mampu mengangkat performa tim.
Presiden klub Florentino Pérez disebut sangat menginginkan Mourinho kembali ke Bernabeu. Pérez bahkan sebelumnya memuji Mourinho sebagai sosok yang meningkatkan daya saing Madrid pada periode pertamanya melatih klub tersebut.
Mourinho pernah menangani Real Madrid pada 2010 hingga 2013. Dalam periode itu, ia mempersembahkan satu gelar LaLiga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol, sekaligus membangun fondasi tim yang kemudian mendominasi Eropa pada era berikutnya.
Meski demikian, situasi politik internal klub masih sedikit memengaruhi proses pengumuman. Real Madrid saat ini tengah memasuki masa pemilihan presiden baru setelah Florentino Pérez kembali mencalonkan diri.
Menurut sumber ESPN, Madrid bahkan mempertimbangkan memasukkan klausul khusus dalam kontrak Mourinho yang memungkinkan presiden baru mengakhiri kerja sama apabila Pérez kalah dalam pemilihan nanti.
Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2013, Mourinho sempat menangani sejumlah klub besar Eropa seperti Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, sebelum melatih Benfica pada September tahun lalu.