- Jay Idzes menjadi pilar pertahanan Sassuolo di Serie A dengan catatan waktu bermain sebanyak 3.064 menit musim ini.
- Emil Audero tampil konsisten menjaga gawang Cremonese selama 3.060 menit meski timnya harus mengalami degradasi dari Serie A.
- Nathan Tjoe-A-On mencatatkan 2.696 menit bermain bersama Willem II dan berhasil membawa klub tersebut promosi ke Eredivisie.
Suara.com - Kehadiran para pemain Timnas Indonesia di liga-liga sepak bola Eropa kini tidak lagi sekadar menjadi penghias bangku cadangan.
Sejumlah pilar penting skuad Garuda berhasil membuktikan kualitas mereka dengan menjelma sebagai andalan utama di klubnya masing-masing.
Berkat peran vital tersebut, mereka memiliki tingkat kebugaran bertanding yang sangat baik karena rutin mendapatkan jam terbang tinggi sepanjang musim ini.
Berikut adalah tiga penggawa Timnas Indonesia yang sukses mencatatkan menit bermain paling melimpah di kancah sepak bola Eropa.
1. Jay Idzes (Sassuolo)
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes menempati urutan teratas sebagai pemain dengan menit bermain terbanyak.
Bek tengah tangguh keturunan Semarang ini menjadi pilar yang tidak tergantikan di sektor pertahanan Sassuolo.
Performa kokohnya di lini belakang sukses membawa Sassuolo, yang menyandang status sebagai tim promosi, untuk bersaing secara kompetitif di papan tengah klasemen Serie A.
Sepanjang musim kompetisi ini, Idzes tercatat tampil dalam 35 pertandingan resmi dengan akumulasi menit bermain mencapai 3.064 menit.
2. Emil Audero Mulyadi (Cremonese)
![Cara Emil Audero Bikin Frustasi Tim Besutan Legenda Arsenal [Instagram Cremonese]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/30/74654-emil-audero.jpg)
Masih dari ketatnya persaingan Serie A Italia, penjaga gawang Emil Audero juga mencatatkan waktu bermain yang sangat dominan bersama Cremonese.
Kiper kelahiran Mataram tersebut dipercaya mengawal gawang timnya dalam 34 pertandingan liga.
Sepanjang musim, ia sukses menorehkan rekor luar biasa sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A, yakni sebanyak 125 kali penyelamatan, meski gawangnya harus kebobolan 50 gol dan mencatatkan 11 laga tanpa kebobolan.
Catatan menit bermain Audero di liga domestik hanya terpaut tipis empat menit dari Jay Idzes, yaitu sebanyak 3.060 menit.
Sayangnya, ketangguhan individu Audero di bawah mistar gagal menyelamatkan Cremonese dari jerat degradasi.
3. Nathan Tjoe-A-On (Willem II)

Musim kompetisi kali ini menjadi momentum kebangkitan yang luar biasa bagi karier sepak bola Nathan Tjoe-A-On.
Setelah sempat kesulitan menembus skuad utama dan jarang memperoleh kesempatan bermain di Swansea City, ia akhirnya berhasil menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya bersama Willem II.
Pemain yang fasih beroperasi sebagai bek kiri ini menempati urutan ketiga dalam daftar jam terbang tertinggi penggawa Garuda di Eropa.
Nathan tercatat mengemas 2.696 menit bermain di kompetisi kasta kedua Liga Belanda.
Kehadirannya memberikan kontribusi yang sangat masif dalam membantu Willem II menyegel tiket promosi menuju divisi utama, Eredivisie untuk musim depan.