Dulu Ditunggu-tunggu, 9 Pemain Naturalisasi Ini Kini Tak Diajak John Herdman

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:16 WIB
Dulu Ditunggu-tunggu, 9 Pemain Naturalisasi Ini Kini Tak Diajak John Herdman
Dean James (AFP)
baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman tidak memanggil sembilan pemain naturalisasi untuk FIFA Matchday Juni 2026.

  • Alasan pencoretan bervariasi mulai dari cedera berat, sanksi disiplin FIFA, hingga regulasi pembatasan usia.

  • Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni uji coba internasional melawan Oman dan Mozambik.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuat keputusan berani dengan memarkir sembilan pemain naturalisasi untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026.

Langkah ini diambil demi menjaga kebugaran jangka panjang pemain sekaligus mempercepat proses regenerasi di tubuh skuad Garuda.

Absennya para pilar utama ini menjadi sinyal kuat bahwa tim nasional tidak lagi bergantung pada nama besar.

Mees Hilgers. (Dok. PSSI)
Mees Hilgers. (Dok. PSSI)

Herdman lebih memilih kesiapan fisik dan mental 23 pemain yang dipanggilnya untuk menghadapi Oman dan Mozambik.

Faktor kelelahan setelah kompetisi domestik yang padat menjadi alasan utama beberapa pemain tepi lapangan diparkir.

Eliano Reijnders dan Jordi Amat sengaja diistirahatkan agar bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Sementara itu, lini belakang kehilangan sang kapten Jay Idzes serta Dean James yang harus fokus pada pemulihan kebugaran.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, blak-blakan mengaku sempat merayu mantan anak asuhnya, Eliano Reijnders, sebelum sang pemain akhirnya lebih memilih gabung Persib Bandung. [Suara.com/Arief Apriadi]
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, blak-blakan mengaku sempat merayu mantan anak asuhnya, Eliano Reijnders, sebelum sang pemain akhirnya lebih memilih gabung Persib Bandung. [Suara.com/Arief Apriadi]

Kondisi lebih parah dialami Miliano Jonathans yang menderita cedera ACL akibat benturan keras di Liga Belanda.

Di sisi lain, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpaksa absen akibat hukuman disiplin dari FIFA.

baca juga

Kedua pemain tengah tersebut dilarang tampil buntut dari aksi protes berlebihan kepada wasit saat laga kontra Irak.

Kebijakan tegas juga menyasar Marc Klok dan Jordi Amat yang mulai tergerus faktor usia.

Herdman menilai sudah saatnya talenta muda diberikan jam terbang lebih banyak di level internasional.

Meski demikian, nama Mees Hilgers tetap mendapatkan perlakuan khusus walau sedang dibekap cedera.

Bek berusia 25 tahun tersebut tetap diminta datang ke Jakarta untuk mematangkan taktik bersama tim.

"Mees sedang menjalani pemulihan cedera. Dia merupakan bagian dari skuad untuk pemusatan latihan kali ini. Menurut saya, Mees adalah bagian penting dari kelompok ini untuk masa depan," kata Herdman kepada awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 1 Juni 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Perbandingan Pemain Termahal Timnas Indonesia, Oman dan Mozambik

Adu Perbandingan Pemain Termahal Timnas Indonesia, Oman dan Mozambik

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:25 WIB

PSSI Sumut Turun Tangan Atasi Polemik Penginapan Peserta Piala AFF U-19 2026

PSSI Sumut Turun Tangan Atasi Polemik Penginapan Peserta Piala AFF U-19 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:09 WIB

Kenapa John Herdman Coret Eliano Reijnders dan Jordi Amat?

Kenapa John Herdman Coret Eliano Reijnders dan Jordi Amat?

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:22 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×