Sisi Gelap Shin Tae-yong Setelah Dipecat Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juni 2026 | 11:29 WIB
Sisi Gelap Shin Tae-yong Setelah Dipecat Timnas Indonesia
Shin Tae-yong (IG Shin Tae-yong)
baca 10 detik
  • Shin Tae-yong dirumorkan masuk dalam bursa calon pelatih baru klub Persija Jakarta.

  • Juru taktik asal Korea Selatan tersebut memiliki catatan kelam dipecat Ulsan HD dalam dua bulan.

  • Rekam jejak buruk di level klub menjadi catatan penting bagi suporter The Jakmania.

Suara.com - Rumor merapatnya Shin Tae-yong ke kursi kepelatihan Persija Jakarta memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional. Di balik reputasi besarnya, pendukung Macan Kemayoran perlu mencermati catatan kelam sang juru taktik yang pernah didepak klub hanya dalam waktu 60 hari.

Ekspektasi tinggi kini membayangi publik ibu kota seiring munculnya nama arsitek asal Korea Selatan tersebut. Namun, sejarah mencatat bahwa racikan strategi pria berusia 55 tahun ini tidak selalu berbuah manis saat menangani klub lokal.

Kegagalan domestik di masa lalu menjadi alarm penting bahwa nama besar di level internasional bukan jaminan kesuksesan instan. Sisi lain dari perjalanan kariernya ini memperlihatkan dinamika kompetisi taktis yang pernah menghancurkan reputasinya dalam waktu singkat.

Shin Tae-yong. (Instagram/@shintaeyong7777)
Shin Tae-yong. (Instagram/@shintaeyong7777)

Rapor Merah di Ulsan HD

Momen paling kelam dalam karier kepelatihan STY terjadi saat ia menerima mandat untuk membangkitkan raksasa K League 1, Ulsan HD. Datang dengan ekspektasi tinggi, ia justru terjebak dalam periode instabilitas taktik yang dramatis.

Padahal, klub tersebut merupakan penguasa mutlak kompetisi domestik dengan merengkuh gelar juara bertahan tiga musim berturut-turut. Debutnya sempat memberikan angin segar lewat keunggulan tipis satu gol tanpa balas saat menjamu Jeju SK.

Sial bagi STY, momentum positif tersebut langsung menguap pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Performa tim merosot tajam hingga menelan tiga kekalahan beruntun yang memicu gelombang protes dari suporter.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada anak asuhannya dalam latihan (dok. PSSI)
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada anak asuhannya dalam latihan (dok. PSSI)

Dari total sepuluh laga yang dipimpinnya, juru taktik asal Negeri Ginseng ini hanya mampu mengamankan dua kemenangan murni. Delapan pertandingan lainnya berakhir nestapa dengan hasil imbang serta kekalahan yang bertubi-tubi.

Manajemen klub akhirnya mengambil langkah ekstrem dengan memutus kontrak kerja sang pelatih yang baru berjalan dua bulan. Kepergiannya makin diperkeruh oleh rumor keretakan ruang ganti akibat ketegangan dengan beberapa pemain bintang senior.

baca juga

Kilas Balik dan Reputasi Internasional

Sebelum masa-masa sulit di Ulsan HD, STY memulai fondasi kepelatihannya di Australia sebagai asisten pelatih Brisbane Roar. Pengalaman merantau tersebut menjadi modal penting sebelum ia pulang kampung untuk menukangi Seongnam Ilhwa Chunma.

Bersama Seongnam, ia membuktikan kapasitasnya dengan menyumbang trofi Liga Champions Asia serta Piala FA Korea. Keberhasilan memenangi puluhan laga domestik itu mengantarkannya naik kelas ke kursi kepelatihan Tim Nasional Korea Selatan.

Puncak popularitas globalnya meroket saat memimpin Taeguk Warriors menumbangkan juara bertahan Jerman pada Piala Dunia 2018. Narasi heroik itulah yang kemudian memikat federasi sepak bola Indonesia untuk meminangnya pada awal tahun 2020.

Pengabdian panjangnya bersama skuad Garuda selama lima tahun sukses menaikkan level permainan tim di kancah Asia. Setelah masa baktinya habis, ia sempat menjabat posisi eksekutif di federasi Korea sebelum akhirnya kembali berpetualang ke lapangan hijau.

Kini, potensi kembalinya STY ke Liga Indonesia bersama Persija Jakarta menjadi ujian pembuktian berikutnya. Rekam jejak masa lalu di level klub menjadi pelajaran berharga bahwa atmosfer kompetisi liga selalu menghadirkan tantangan yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Jakmania! Shin Tae-yong Pernah Dipecat 66 Hari Saat Jadi Pelatih Klub Ini

Dear Jakmania! Shin Tae-yong Pernah Dipecat 66 Hari Saat Jadi Pelatih Klub Ini

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 10:57 WIB

Peringatan John Herdman ke Mathew Baker Jelang Timnas Indonesia vs Mozambik

Peringatan John Herdman ke Mathew Baker Jelang Timnas Indonesia vs Mozambik

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 10:52 WIB

Reaksi Mengejutkan Coach Justin dengar Kabar Shin Tae-yong Pelatih Persija Baru

Reaksi Mengejutkan Coach Justin dengar Kabar Shin Tae-yong Pelatih Persija Baru

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×