- Alan Shearer menyatakan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara akan menjadi turnamen sangat berat bagi timnas Inggris.
- Faktor jarak tempuh lintas negara, perbedaan zona waktu, serta cuaca ekstrem menjadi tantangan fisik yang menguras stamina.
- Pelatih Thomas Tuchel disarankan melakukan rotasi skuad secara maksimal agar pemain mampu menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Suara.com - Legenda Inggris, Alan Shearer, menilai Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen yang jauh lebih berat dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Shearer menyebut format baru dengan tiga negara tuan rumah serta jarak perjalanan panjang sebagai tantangan berbeda.
Shearer, yang pernah menjadi kapten Inggris di Piala Dunia 1998, menegaskan bahwa kondisi kali ini jauh lebih kompleks.
“Apa yang kami hadapi dulu sudah sulit, tapi Piala Dunia ini terlihat seperti monster yang berbeda,” ujarnya dikutip dari Metro.uk
Tim asuhan Thomas Tuchel telah tiba di Amerika Utara untuk memulai persiapan.
Harry Kane Cs berpotensi menjalani perjalanan hingga tujuh pekan jika mampu melaju ke final yang akan digelar di New Jersey.
Menurut Shearer, faktor perjalanan lintas negara dan zona waktu akan sangat menguras fisik pemain.
![Insiden penembakan massal terjadi hanya beberapa menit dari markas timnas Inggris di Kansas City, Amerika Serikat. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/08/31615-timnas-inggris.jpg)
“Anda bisa terbang empat atau lima jam antar pertandingan, itu tidak pernah terjadi di Piala Dunia sebelumnya,” katanya.
Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga menjadi ancaman serius.
Shearer memperingatkan bahwa suhu panas dan badai tropis bisa memengaruhi performa tim jika tidak dikelola dengan baik.
Di sisi lain, gaya bermain intens yang diusung Tuchel dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi tersebut.
Shearer mengingatkan bahwa banyak pemain Inggris datang setelah musim panjang di Premier League yang sangat menguras tenaga.
“Panas bisa jadi pembeda besar jika tidak ditangani dengan tepat,” ujar Shearer.
Shearer juga menyoroti potensi gangguan pertandingan yang mengharuskan pemain menunggu lama sebelum kembali bermain.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Shearer menekankan pentingnya rotasi skuad secara maksimal.