- Alan Shearer menyatakan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara akan menjadi turnamen sangat berat bagi timnas Inggris.
- Faktor jarak tempuh lintas negara, perbedaan zona waktu, serta cuaca ekstrem menjadi tantangan fisik yang menguras stamina.
- Pelatih Thomas Tuchel disarankan melakukan rotasi skuad secara maksimal agar pemain mampu menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Ia percaya Inggris harus memanfaatkan seluruh kedalaman tim jika ingin melangkah jauh di turnamen ini.
“Penggunaan skuad akan jadi kunci. Saya rasa kita akan melihat rotasi lebih sering dibanding Piala Dunia sebelumnya,” tegasnya.
Inggris sendiri menunjukkan indikasi itu saat laga uji coba melawan Selandia Baru, dengan dua susunan pemain berbeda di tiap babak.
Pendekatan serupa kemungkinan akan kembali digunakan saat menghadapi Kosta Rika.
Meski demikian, Shearer mengingatkan agar hasil uji coba tidak dijadikan patokan utama.
“Saya tidak akan terlalu memikirkan hasil laga persahabatan. Turnamen sesungguhnya baru dimulai saat pertandingan pertama,” katanya.
Inggris diperkirakan akan menghadapi jalur berat di fase gugur, dengan potensi bertemu Meksiko dan Brasil sejak babak awal.
Tantangan ini semakin menegaskan bahwa perjalanan menuju gelar juara tidak akan mudah.
Dengan berbagai faktor tersebut, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi ujian terbesar bagi generasi Harry Kane.