- Wasit Somalia, Omar Artan, ditolak masuk Amerika Serikat saat tiba di Bandara Miami hari Sabtu lalu.
- Otoritas AS memulangkan Artan karena dugaan keterkaitan dengan individu organisasi teroris berdasarkan Undang-Undang Imigrasi setempat.
- Insiden ini membatalkan partisipasi Artan sebagai wasit resmi FIFA pada turnamen Piala Dunia 2026 mendatang.
Suara.com - Wasit asal Somalia, Omar Artan, gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional.
Insiden ini memicu sorotan global karena Artan merupakan salah satu ofisial resmi yang ditunjuk FIFA.
Artan, 34 tahun, dihentikan saat tiba di Bandara Miami pada Sabtu lalu ketika hendak bergabung dengan tim wasit turnamen.
Artan kemudian ditahan selama sekitar 11 jam sebelum dipulangkan melalui penerbangan menuju Istanbul, Turki.
Kasus ini awalnya menuai kritik dari sejumlah pihak olahraga internasional.
Artan bahkan menyebut kejadian tersebut sebagai kehancuran mimpi terbesar dalam karier profesionalnya sebagai wasit sepak bola.
![Wasit asal Somalia, Omar Artan, kembali ke negaranya dengan sambutan meriah setelah gagal tampil di Piala Dunia 2026 akibat ditolak masuk ke Amerika Serikat. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/76756-omar-artan.jpg)
Pemerintah Amerika Serikat kemudian memberikan penjelasan resmi.
Dalam pernyataan yang dikutip media AS, otoritas imigrasi menyebut menemukan informasi yang mencurigakan selama proses pemeriksaan terhadap Artan.
“Setelah inspeksi lebih lanjut, ditemukan informasi yang merugikan, termasuk dugaan asosiasi dengan individu yang terkait organisasi teroris, yang membuat pelancong tidak memenuhi syarat masuk ke Amerika Serikat,” demikian pernyataan otoritas terkait.
Namun, pemerintah AS tidak mengungkap detail maupun bukti publik terkait dugaan tersebut.
Artan dinyatakan tidak memenuhi syarat masuk berdasarkan ketentuan Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan, dan langsung dikenakan prosedur pemulangan cepat.
Sementara itu, Omar Artan, sudah kembali ke negaranya dengan sambutan meriah setelah gagal tampil di Piala Dunia 2026 akibat ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Artan disambut puluhan pendukung di Bandara Mogadishu dan menegaskan tekadnya untuk bangkit.
“Saya akan berada di Piala Dunia berikutnya dan terus membuat Somalia bangga. Saya tidak patah semangat,” ujar Artan dilansir dari O Globo.