- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan Timnas Indonesia berpotensi tidak diperkuat pemain yang berkarier di Eropa pada Piala AFF 2026.
- Ketidakhadiran pemain Eropa terjadi karena Piala AFF bukan agenda resmi FIFA sehingga klub tidak wajib melepas pemain mereka.
- Tim pelatih akan memaksimalkan pemain Liga 1 serta melakukan rotasi untuk menjaga kedalaman skuad yang kompetitif saat turnamen berlangsung.
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia berpotensi tidak diperkuat seluruh pemain yang berkarier di Eropa saat tampil di ASEAN Championship atau Piala AFF 2026. Kondisi ini tentu akan mengurangi kekuatan skuad Garuda.
Seperti diketahui, Piala AFF bukan merupakan agenda resmi FIFA. Alhasil, klub-klub luar negeri tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemainnya guna memperkuat Timnas Indonesia.
Adapun Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Kemungkinan besar pemain yang tampil di ajang ini didominasi oleh mereka yang merumput di Super League.
Pemain Eropa Sulit Bergabung
![Ketua PSSI Erick Thohir (kanan) berbincang dengan pelati Timnas Indonesia John Herdman (kiri) usai melawan Timnas Bulgaria pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/31/30539-fifa-series-2026-timnas-indonesia-vs-bulgaria-john-herdman-dan-erick-thohir.jpg)
Erick menjelaskan bahwa sejumlah pemain yang berkarier di Eropa berpotensi absen karena benturan jadwal dan kebijakan klub masing-masing.
"Ya saya rasa beberapa pemain yang di Eropa cukup sulit untuk bergabung ya. Karena itu saya rasa dari BTN dengan Coach John Herdman sudah mulai merotasi pemain tadi kan, coba-coba kanan kiri kita lihat," kata Erick Thohir beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa proses seleksi dan pemantauan pemain terus dilakukan guna memastikan Timnas Indonesia tetap memiliki kedalaman skuad yang kompetitif meski tanpa sejumlah pemain andalan dari Eropa.
Komposisi Skuad Masih Bisa Berubah
Meski demikian, Erick menegaskan dirinya belum bisa memastikan siapa saja pemain yang nantinya masuk dalam daftar skuad untuk ASEAN Championship 2026. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan tim pelatih dan manajemen Timnas Indonesia.
Selain faktor kalender kompetisi, kondisi bursa transfer musim panas juga dinilai dapat memengaruhi komposisi tim.
Pergerakan pemain ke klub baru berpotensi mengubah ketersediaan pemain yang bisa dipanggil ke Timnas Indonesia.
"Waduh, nanti manajer sama Coach John yang mutusin itu. Kan pemain juga berubah-ubah," ia menambahkan.
"Kan nanti mungkin ada yang pindah klub, ada yang dari luar masuk sini, ada yang dari sini bisa aja keluar. Jadi saya enggak tahu nanti," pungkasnya.
Dengan situasi tersebut, tim pelatih diperkirakan akan memaksimalkan pemain-pemain yang berkompetisi di dalam negeri serta sejumlah pemain diaspora yang memungkinkan untuk bergabung selama turnamen berlangsung.