Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 15 Juni 2026 | 19:52 WIB
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
Suporter Jepang kembali tuai pujian di Piala Dunia 2026 karena aksi terpuji membersihkan tribun stadion usai laga. [Dailymail]
baca 10 detik
  • Suporter Jepang membersihkan sampah di Dallas Stadium usai pertandingan melawan Belanda pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Tradisi menjaga kebersihan tersebut merupakan nilai pendidikan karakter yang diterapkan masyarakat Jepang sejak mereka masih kecil.
  • Aksi positif suporter Jepang berhasil meringankan beban petugas kebersihan serta menginspirasi pendukung dari negara peserta lainnya.

Suara.com - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan banyak cerita menarik. Tak hanya dari pertandingan yang berlangsung di atas lapangan, perhatian publik juga tertuju pada aksi para pendukung Jepang.

Di antara ribuan suporter yang hadir, pendukung Timnas Jepang kembali menunjukkan kebiasaan yang membuat mereka mendapat pujian dari dunia sepak bola.

Tradisi membersihkan tribun stadion usai pertandingan kembali mereka lakukan, melanjutkan kebiasaan yang sudah menjadi ciri khas dalam berbagai turnamen internasional.

Aksi tersebut terlihat setelah Jepang bermain imbang 2-2 melawan Belanda di Dallas Stadium, Senin (15/6/2026) dini hari WIB.

Ketika sebagian besar penonton mulai meninggalkan stadion setelah pertandingan berakhir, para suporter Samurai Biru justru tetap bertahan di tribun. Mereka membawa kantong plastik dan memungut berbagai sampah yang tersisa, mulai dari kemasan makanan hingga botol minuman.

Pemandangan tersebut bukanlah hal baru. Dalam beberapa edisi Piala Dunia dan turnamen besar lainnya, suporter Jepang selalu konsisten menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan stadion.

Bagi masyarakat Jepang, menjaga kebersihan bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari nilai yang telah ditanamkan sejak usia dini.

"Bagi kami, ini bukan tentang mencari perhatian atau pujian dari dunia. Ini adalah cara hidup kami dan sesuatu yang sudah diajarkan secara turun-temurun sejak kami masih kecil," ujar salah satu suporter Jepang dalam wawancara tersebut, dilansir dari Dailymail.

Budaya tersebut memang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Jepang. Sejak duduk di bangku sekolah, para siswa terbiasa membersihkan ruang kelas dan lingkungan sekolah mereka sendiri sebagai bagian dari pendidikan karakter.

baca juga

Tak heran jika kebiasaan itu terbawa hingga ke berbagai negara saat mereka mendukung tim nasional berlaga di ajang internasional.

"Kami selalu diajarkan untuk meninggalkan sebuah tempat yang kami kunjungi dalam kondisi yang jauh lebih bersih daripada saat kami pertama kali datang," sambungnya.

Tindakan para pendukung Jepang itu pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk petugas kebersihan stadion yang merasakan langsung dampak positif dari aksi tersebut.

Menurut mereka, kehadiran suporter Jepang sangat membantu dalam menjaga kebersihan area stadion setelah pertandingan selesai.

"Mereka adalah para pahlawan yang sesungguhnya di Piala Dunia kali ini. Apa yang mereka lakukan di atas tribun sungguh luar biasa dan sangat meringankan beban pekerjaan kami," ungkap salah seorang petugas kebersihan lokal.

Menariknya, kebiasaan positif tersebut mulai menginspirasi sebagian pendukung dari negara lain yang juga hadir di Piala Dunia 2026. Tidak sedikit suporter yang ikut membantu membersihkan area tempat mereka menonton setelah melihat apa yang dilakukan oleh fans Jepang.

Di tengah sengitnya persaingan memperebutkan gelar juara dunia, para pendukung Jepang sekali lagi menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan dan kekalahan.

Melalui tindakan sederhana, mereka berhasil menyampaikan pesan tentang disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian yang mendapat penghormatan dari banyak orang di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:07 WIB

Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda

Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×