- Atalanta resmi menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 mendatang.
- Sarri menggantikan Raffaele Palladino yang dipecat karena performa tim menurun dan hanya finis di posisi ketujuh.
- Pengangkatan pelatih berusia 67 tahun ini bertujuan mengembalikan Atalanta ke jalur persaingan papan atas Liga Italia.
Suara.com - Atalanta resmi menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Pelatih berusia 67 tahun itu datang setelah mengakhiri kerja samanya dengan Lazio pada Mei 2026.
Dalam pernyataan resminya, Atalanta menyambut kedatangan Sarri yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Italia maupun Eropa.
"Atalanta dengan senang hati mengumumkan penunjukan Maurizio Sarri sebagai pelatih kepala tim utama. Sepanjang karier kepelatihannya yang gemilang, Sarri telah menangani lebih dari 800 pertandingan profesional, dengan koleksi trofi yang mencakup gelar Liga Europa UEFA dan gelar Serie A," tulis Atalanta.
Sarri menggantikan Raffaele Palladino yang dipecat pekan lalu bersama tujuh anggota staf kepelatihannya. Pergantian ini menjadi bagian dari upaya Atalanta untuk kembali bersaing di papan atas setelah menjalani musim yang kurang memuaskan.
Kedatangan Sarri juga menandai pergantian pelatih ketiga Atalanta dalam satu tahun terakhir. Sebelumnya, klub asal Bergamo itu menikmati masa stabil selama sembilan tahun bersama Gian Piero Gasperini yang membawa sejumlah prestasi bersejarah, termasuk tiket Liga Champions pertama dalam sejarah klub dan gelar Liga Europa 2024.
Namun, setelah kepergian Gasperini, performa Atalanta mengalami penurunan. Ivan Juric yang ditunjuk sebagai pengganti hanya bertahan singkat sebelum dipecat. Posisinya kemudian diisi Palladino pada November 2025.
Di bawah asuhan Palladino, Atalanta finis di posisi ketujuh Serie A musim 2025/2026 dan hanya mampu mengamankan tiket ke Liga Conference. Pencapaian tersebut menjadi posisi terburuk Atalanta di liga sejak musim 2021/2022.
Bagi Sarri, Atalanta menjadi klub kelima yang ia tangani di Serie A setelah sebelumnya melatih Empoli, Napoli, Juventus, dan Lazio. Selain itu, ia juga pernah menangani Chelsea pada musim 2018/2019.
Bersama Chelsea, Sarri sukses mempersembahkan gelar Liga Europa sebelum kembali ke Italia untuk melatih Juventus. Di Turin, ia membawa Juventus menjuarai Serie A musim 2019/2020, yang menjadi gelar liga pertama dalam karier kepelatihannya.
Setelah itu, Sarri menangani Lazio mulai 2021 dan sempat membawa klub ibu kota tersebut finis di posisi kedua Serie A. Kini, ia mendapat tantangan baru untuk mengembalikan Atalanta ke jalur persaingan papan atas sepak bola Italia dan kompetisi Eropa.
(Antara)