- DPR RI resmi menyetujui naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
- Pemain keturunan Australia tersebut merupakan rekomendasi langsung pelatih John Herdman guna meningkatkan performa skuad Garuda nantinya.
- Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Bali untuk mempersiapkan diri menargetkan gelar juara Piala AFF 2026.
Suara.com - PSSI mulai menatap Piala AFF 2026 dengan ambisi besar.
Setelah proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker mendapat lampu hijau dari DPR RI, federasi berharap kedua pemain tersebut bisa menambah kekuatan Timnas Indonesia dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara itu.
Komisi X DPR RI lebih dulu menyetujui proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Selanjutnya, Komisi XIII DPR RI dalam rapat kerja bersama Menteri Hukum, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta PSSI juga memberikan persetujuan terhadap rekomendasi naturalisasi dua pemain keturunan Australia tersebut.
Kehadiran Luke dan Mitchell dinilai sesuai kebutuhan tim pelatih.
Keduanya diproyeksikan dapat memperkuat skuad Garuda pada Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga pertengahan Agustus mendatang.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengatakan bahwa kedua pemain tersebut merupakan rekomendasi langsung dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
“Ya jadi kedua pemain ini memang betul-betul yang diharapkan, yang diminta oleh John. Karena John-lah yang melakukan talent secara sendiri kedua pemain ini,” ujar Sumardji kepada awak media di DPR RI, Jakarta.
Menurutnya, proses pemantauan terhadap Luke Vickery dan Mitchell Baker telah dilakukan secara khusus sehingga keduanya dinilai sesuai dengan kebutuhan tim.
“Sehingga harapannya dengan kedua pemain ini sudah sah menjadi warga negara kita, bisa kita pakai untuk memperkuat tim di event-event mulai dari AFF yang segera bulan akhir Juli sampai dengan pertengahan Agustus dimulai,” lanjutnya.
Sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Bali.
Program tersebut rencananya berlangsung selama sekitar satu bulan dengan kemungkinan adanya tambahan pemain dibanding skuad yang mengikuti pemusatan latihan pada akhir Mei lalu.
PSSI berharap persiapan panjang itu dapat membantu Timnas Indonesia tampil maksimal dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Sumardji menegaskan bahwa Piala AFF 2026 menjadi momentum penting untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap Timnas Indonesia setelah gagal mewujudkan target di Piala Dunia 2026.
“Memang gini, memang kami, kami itu mempunyai keinginan yang kuat agar supaya AFF ini itu betul-betul bisa menjadikan timnas kita itu bisa lebih dipercaya oleh masyarakat. Karena boleh dikatakan setelah kita kemarin tidak lolos Piala Dunia, secara otomatis kita kan berangkat dari nol,” kata Sumardji.
