Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:02 WIB
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Belanda mengusung misi wajib menang saat menghadapi Swedia yang sedang on-fire di Piala Dunia. (AI)
baca 10 detik
  • Belanda wajib meraih poin penuh atas Swedia demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

  • Swedia memuncaki klasemen Grup F setelah menang besar, sedangkan Belanda tertahan pada laga perdana.

  • Keroposnya lini pertahanan Belanda menjadi ancaman serius di hadapan lini serang Swedia yang produktif.

Suara.com - Pertandingan krusial akan tersaji pada matchday kedua Grup F Piala Dunia 2026 yang mempertemukan raksasa Eropa, Belanda, melawan tim penuh kejutan, Swedia. Laga hidup-mati ini dijadwalkan berlangsung di Houston Stadium pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 00.00 WIB. Tekanan besar kini berada di pundak skuad De Oranje setelah hasil tidak terduga pada laga pembuka grup.

Pertandingan ini berubah drastis dari ekspektasi awal karena hasil matchday pertama. Swedia datang sebagai pemuncak klasemen usai menang telak 5-1 atas Tunisia, sementara Belanda hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang. Hasil tersebut menjungkirbalikkan prediksi pengamat sepak bola dunia dan membuat peta persaingan Grup F menjadi semakin panas dan sulit ditebak.

Kondisi tersebut membuat Swedia berada dalam posisi ideal untuk mengunci tiket ke babak 32 besar lebih cepat. Sementara itu, Belanda justru berada dalam situasi wajib menang agar tidak tertekan pada laga terakhir. Duel ini juga menjadi ujian besar bagi Ronald Koeman yang sebelumnya membawa Belanda sebagai favorit juara grup. Kini, status tersebut mulai dipertanyakan setelah start yang kurang meyakinkan.

Profil timnas Swedia di Euro 2020 (instagram/swemnt)
Profil timnas Swedia di Euro 2020 (instagram/swemnt)

Catatan Pertandingan

Belanda: Tim bertabur bintang ini saat ini menempati posisi ranking 8 FIFA. Dalam 5 laga terakhirnya di semua kompetisi, Belanda mencatatkan hasil yang kurang stabil dengan 2 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan (M-M-K-S-S).

Sepanjang 5 pertandingan tersebut, De Oranje berhasil mencetak 7 gol, namun harus rela kebobolan sebanyak 6 kali. Masalah lini belakang menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan.

Swedia: Datang dengan status kuda hitam yang menakutkan, Swedia kini menduduki peringkat 38 dalam ranking FIFA terbaru. Rekor 5 laga terakhir tim berjuluk Blågult ini cukup impresif dengan meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan hanya 1 kali kalah (M-M-K-S-M).

Produktivitas gol mereka sangat luar biasa dengan mengemas total 14 gol dan kebobolan 9 gol, yang menegaskan bahwa mereka memiliki lini serang yang sangat mematikan.

Timnas Belanda dikabarkan bakal sabet gelar Piala Dunia 2026. (Instagram/@onsoranje)
Timnas Belanda dikabarkan bakal sabet gelar Piala Dunia 2026. (Instagram/@onsoranje)

Player to Watch

baca juga

Cody Gakpo (Belanda)

Penyerang sayap serba bisa ini akan menjadi tumpuan utama Ronald Koeman untuk membongkar pertahanan rapat Swedia. Gakpo dikenal memiliki pergerakan memotong ke dalam (inside forward) yang berbahaya dan insting gol yang tajam di turnamen besar. Kecepatannya di sisi kiri akan sangat diandalkan untuk menyuplai bola matang maupun mengeksekusi peluang sendiri demi memecah kebuntuan De Oranje.

Viktor Gyokeres (Swedia)

Menjabat sebagai kapten sekaligus ujung tombak, penyerang yang sedang naik daun di kancah Eropa ini tampil kesetanan setelah membawa Swedia melumat Tunisia. Kekuatan fisik yang kokoh, penempatan posisi yang cerdas, serta penyelesaian akhir yang klinis membuat Gyokeres menjadi ancaman nomor 1 bagi Virgil van Dijk dan kolega. Jika diberi ruang sedikit saja, ia berpotensi besar menghukum kelengahan transisi bertahan Belanda.

Duel Pelatih

Laga ini akan menjadi adu taktik yang sangat menarik antara Ronald Koeman di kubu Belanda dan Graham Potter di kubu Swedia. Ronald Koeman merupakan pelatih sarat pengalaman yang sangat mengagungkan filosofi sepak bola menyerang modern dengan formasi andalannya, 4-3-3. Koeman selalu menekankan dominasi penguasaan bola yang kuat, namun ia kini dituntut untuk lebih fleksibel dalam meredam serangan balik lawan.

Di sisi lain, Graham Potter membawa pendekatan taktis yang sangat terstruktur dan pragmatis bersama Swedia menggunakan formasi klasik 4-4-2 yang dinamis. Potter dikenal sebagai pelatih jenius yang mampu memaksimalkan potensi pemainnya lewat organisasi permainan yang rapi dan transisi cepat. Catatan head-to-head kedua pelatih ini menunjukkan persaingan ketat, di mana Potter gemar menunggu momen yang tepat untuk melancarkan counter-attack mematikan yang menjadi kelemahan taktik menyerang total milik Koeman.

Head to Head Tim

Secara keseluruhan, kedua tim nasional ini memiliki sejarah rivalitas yang panjang di ranah Eropa. Dalam 5 pertemuan terakhir yang tercatat, Belanda sedikit lebih unggul secara historis dibandingkan Swedia dengan mengemas 3 kemenangan, 1 kali hasil imbang, dan 1 laga lainnya dimenangkan oleh Swedia.

5 Pertemuan Terakhir:

11/10/2017: Belanda 2–0 Swedia (Kualifikasi Piala Dunia)

07/09/2016: Swedia 1–1 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)

12/10/2011: Swedia 3–2 Belanda (Kualifikasi Euro)

13/10/2010: Belanda 4–1 Swedia (Kualifikasi Euro)

20/11/2008: Belanda 3–1 Swedia (Persahabatan)

Fakta Menarik

Ujian Transisi Bertahan Belanda: Swedia tampil sebagai tim dengan momentum kuat di Grup F sejauh ini. Kemenangan besar atas Tunisia memberikan kepercayaan diri tinggi bagi skuad asuhan Graham Potter. Sebaliknya, Belanda justru harus mengevaluasi banyak hal, terutama setelah kebobolan 2 gol dari Jepang. Masalah transisi bertahan dan efektivitas di momen krusial menjadi sorotan utama.

Kondisi Psikologis yang Berbanding Terbalik: Secara psikologis, Swedia jelas lebih stabil karena sudah mengamankan 3 poin pertama. Situasi ini membuat mereka bisa bermain lebih pragmatis dalam menghadapi tekanan Belanda. Sebaliknya, Belanda tidak punya pilihan selain tampil agresif sejak awal laga. Kegagalan meraih kemenangan akan membuat mereka berada di posisi berbahaya menjelang matchday terakhir.

Houston Stadium Menjadi Saksi Bisu: Stadion megah di Texas, Amerika Serikat ini akan menjadi arena pertempuran perdana kedua negara di tanah Amerika dalam ajang resmi Piala Dunia, yang diprediksi akan dipadati oleh puluhan ribu pasang mata pendukung kedua tim.

Prediksi Susunan Pemain

Belanda (4-3-3): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Virgil van Dijk (c), Micky van de Ven, Nathan Ake; Tijjani Reijnders, Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch; Cody Gakpo, Memphis Depay, Donyell Malen.

Pelatih: Ronald Koeman.

Swedia (4-4-2): Viktor Johansson; Gabriel Gudmundsson, Isak Hien, Victor Lindelof, Hjalmar Ekdal; Yasin Ayari, Jesper Karlstrom, Mattias Svanberg, Anthony Elanga; Viktor Gyokeres (c), Alexander Isak.

Pelatih: Graham Potter.

Prediksi Skor

Mengingat daya serang Swedia yang sedang on-fire dan kebutuhan mendesak Belanda untuk meraih poin penuh, pertandingan ini diprediksi akan berjalan sangat terbuka, sengit, dan terjadi aksi saling balas gol.

Prediksi Skor: Belanda 2-2 Swedia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:20 WIB

Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026

Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:40 WIB

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×