Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026

Arief Apriadi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:47 WIB
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
Iran resmi mengajukan keluhan ke FIFA terkait pembatasan perjalanan di Piala Dunia 2026 yang dinilai diskriminatif dan merugikan tim. ]Istimewa]
baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Iran memprotes FIFA karena merasa diperlakukan tidak adil selama turnamen Piala Dunia 2026.
  • Kebijakan pembatasan perjalanan dan masalah visa di Amerika Serikat mengganggu pemulihan fisik serta persiapan tim Iran.
  • Timnas Iran yang bermarkas di Tijuana harus menempuh perjalanan melelahkan menuju lokasi pertandingan di Amerika Serikat.

Suara.com - Timnas Iran melayangkan protes keras kepada FIFA setelah merasa mendapat perlakuan yang tidak setara selama menjalani Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Iran bahkan berencana mengajukan keluhan resmi terkait pembatasan perjalanan yang dinilai mengganggu persiapan tim di tengah turnamen.

Kontroversi bermula ketika permohonan Iran untuk tiba di Los Angeles dua hari lebih awal sebelum menghadapi Belgia ditolak oleh otoritas terkait. Akibatnya, skuad Team Melli harus menjalani perjalanan lintas negara yang melelahkan dari Tijuana, Meksiko, menuju Amerika Serikat hanya sehari sebelum pertandingan.

Iran sebelumnya berencana menjadikan Arizona sebagai markas selama turnamen. Namun, karena pertimbangan keamanan, mereka akhirnya ditempatkan di Tijuana dan harus bolak-balik melintasi perbatasan setiap kali menjalani pertandingan di wilayah Amerika Serikat.

Kapten tim Mehdi Taremi mengungkapkan bahwa perjalanan udara sejauh sekitar 127 mil dari Tijuana ke Los Angeles justru memakan waktu hingga lima jam akibat pemeriksaan keamanan yang ketat.

Iran Sebut Jadi Tim Paling Dirugikan

Pelatih Iran Amir Ghalenoei menghadiri sesi pemanasan timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola semifinal Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Iran dan Qatar di Stadion al-Thumama di Doha pada 7 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP
Pelatih Iran Amir Ghalenoei menghadiri sesi pemanasan timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola semifinal Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Iran dan Qatar di Stadion al-Thumama di Doha pada 7 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP

Situasi tersebut memicu kemarahan pelatih Iran, Amir Ghalenoei. Ia menilai timnya menerima perlakuan yang tidak adil dibanding peserta lain di Piala Dunia 2026.

"Saya pikir tim ini mungkin adalah tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia," ujar Ghalenoei dikutip dari ESPN.

Federasi Sepak Bola Iran juga menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan prinsip kesetaraan yang seharusnya dijunjung tinggi dalam kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu.

Menurut mereka, pembatasan perjalanan dapat mengganggu proses pemulihan fisik pemain sekaligus mengurangi waktu persiapan taktis menjelang pertandingan penting melawan Belgia.

baca juga

"Kami adalah satu-satunya tim peserta Piala Dunia yang berada di kota tuan rumah hanya selama 24 jam dan itu tidak adil," tegas Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeini.

Ia menambahkan bahwa berbagai keterbatasan yang dialami tim berdampak langsung terhadap kondisi fisik maupun psikologis para pemain.

"Semua keterbatasan ini berdampak buruk bagi fisik dan hal-hal psikologis pada pemain kami," lanjutnya.

FIFA Dinilai Kurang Fleksibel

Di sisi lain, Kepala Gugus Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berkaitan dengan pertimbangan keamanan dan situasi geopolitik yang melibatkan kedua negara.

Secara teknis, aturan itu memang sejalan dengan regulasi FIFA Pasal 18.3 yang mengatur jadwal kedatangan tim ke lokasi pertandingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil

Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:41 WIB

Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0

Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:26 WIB

Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026

Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:19 WIB

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:20 WIB

Terkini

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

×