- Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, menyatakan bahwa proses naturalisasinya menjadi warga negara Indonesia saat ini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
- Dean menyerahkan seluruh pengurusan administrasi dokumen naturalisasinya kepada sang ayah agar tetap fokus menjalani karier sepak bola profesional.
- Meskipun prosesnya berjalan lambat, pemain berusia 23 tahun tersebut tetap memiliki keinginan kuat untuk memperkuat Timnas Indonesia nantinya.
Suara.com - Teka-teki mengenai proses naturalisasi Dean Zandbergen untuk memperkuat Timnas Indonesia akhirnya mulai terungkap. Namun, kabar terbaru dari striker VVV-Venlo itu belum membawa perkembangan signifikan.
Pemain berusia 23 tahun yang memiliki garis keturunan Indonesia dari Depok, Jawa Barat, mengaku tidak mengetahui secara detail perkembangan proses naturalisasinya.
Ia memilih fokus menjalani karier di Belanda dan menyerahkan seluruh urusan administrasi kepada sang ayah.
Meski demikian, Dean menegaskan keinginannya untuk membela Timnas Indonesia masih tetap ada hingga saat ini.
Serahkan Proses Naturalisasi kepada Sang Ayah

Dean mengaku tidak terlibat langsung dalam komunikasi maupun pengurusan dokumen terkait peluangnya menjadi warga negara Indonesia.
Menurutnya, keterlibatan penuh dalam proses administrasi justru bisa mengganggu fokusnya sebagai pesepak bola profesional yang saat ini membela VVV-Venlo.
"Gimana saya menjawabnya ya, ayah saya yang mengatur semua hal itu (proses naturalisasi)," kata Dean Zandbergen dalam kanal YouTube Yussa Nugraha, Kamis (18/6/2026).
"Saya sendiri gak terlalu mengurus itu karena kalau saya ikut mengurus itu nanti fokusnya terbelah, jadi setelah itu saya serahkan semua proses ke ayahku," lanjutnya.
Keputusan tersebut membuat seluruh komunikasi terkait naturalisasi, termasuk jika ada perkembangan dari PSSI atau pihak terkait, ditangani langsung oleh ayahnya.
Belum Ada Perkembangan Berarti
Karena menyerahkan seluruh proses kepada keluarga, Dean mengaku belum mendapatkan informasi terbaru mengenai status dokumen yang diperlukan.
Hingga saat ini, proses naturalisasi pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut disebut belum menunjukkan perkembangan berarti.
"Pada akhirnya saya tidak mendengar lebih lanjut dari ayahku. Mungkin ada beberapa hal yang terjadi di belakang, saya tidak bisa katakan itu dengan 100 persen," ujar Dean.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa proses naturalisasinya masih berjalan lambat. Di sisi lain, perhatian publik dan DPR RI saat ini memang lebih banyak tertuju pada percepatan naturalisasi sejumlah pemain keturunan lain yang dibutuhkan Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Meski begitu, peluang Dean untuk memperkuat skuad Garuda di masa depan masih terbuka.
Mimpi Membela Timnas Indonesia Masih Ada
Dean sebelumnya juga pernah mengungkapkan ketertarikannya membela Timnas Indonesia. Pada April 2025, ia mengaku sangat antusias jika suatu saat mendapat kesempatan mengenakan seragam Merah Putih.
Namun, proses penelusuran dokumen keturunan menjadi salah satu kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
"Iya, sepertinya (dokumennya) masih harus ditelusuri," kata Dean saat itu.
"Jujur, aku tidak bisa tahu dalam waktu dekat ini. Ya, pasti aku berpikir akan sangat senang juga jika aku bisa main untuk Timnas Indonesia," tambahnya.
Tren naturalisasi pemain diaspora memang masih menjadi bagian dari strategi PSSI untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia.
Di tengah kebutuhan akan sosok penyerang murni, nama Dean Zandbergen kerap masuk dalam radar dan harapan para pendukung skuad Garuda.
Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman bermain di kompetisi Eropa, Dean dinilai memiliki potensi untuk menambah opsi di lini depan Timnas Indonesia apabila proses naturalisasinya dapat diselesaikan pada masa mendatang.
