John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:48 WIB
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
John Herdman (PSSI)
baca 10 detik
  • John Herdman sengaja tidak menonton Piala Dunia 2026 karena fokus penuh menangani Timnas Indonesia.

  • Agenda terdekat seperti Piala AFF dan Piala Asia dijadikan alat pembentukan karakter skuad Garuda.

  • Target utama Herdman adalah meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2030 demi mengubah sepak bola nasional.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan bahwa dirinya belum mengikuti jalannya Piala Dunia 2026 yang saat ini sedang berlangsung. Bukan karena kurang tertarik dengan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut, melainkan karena fokusnya bersama Timnas Indonesia.

John Herdman mengaku tengah mencurahkan seluruh energi dan perhatiannya untuk mempersiapkan Timnas Indonesia menghadapi berbagai agenda penting dalam beberapa bulan ke depan.

Sejumlah turnamen sudah menanti tim Merah Putih mulai dari Piala AFF 2026, FIFA ASEAN Cup 2026, hingga Piala Asia 2027.

Skuad Timnas Indonesia. (instagram.com/@pssi)
Skuad Timnas Indonesia. (instagram.com/@pssi)

Rangkaian kompetisi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembangunan tim yang lebih kuat dan kompetitif.

Karena itu, pelatih 50 tahun tersebut memilih mengesampingkan hal lain demi memastikan Timnas Indonesia berada di jalur yang tepat menuju target jangka panjang.

“Fokus saya ada di sini, saya belum menonton Piala Dunia, saya telah bekerja untuk memastikan kita melakukan semua yang perlu kita lakukan untuk lolos. Itu satu-satunya hal yang ada di pikiran saya,” ujar John Herdman kepada awak media..

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kanan) memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat bertanding melawan Timnas Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym]
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kanan) memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat bertanding melawan Timnas Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym]

Mantan pelatih Timnas Kanada itu menegaskan bahwa proyek yang sedang dijalankannya bersama Indonesia tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.

Di balik persiapan menghadapi berbagai turnamen regional dan kontinental, terdapat misi yang jauh lebih besar, yakni membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.

Menurut Herdman, seluruh program yang dijalankan saat ini selalu diarahkan untuk mendukung ambisi tersebut. Mulai dari pembinaan pemain, peningkatan kualitas skuad, hingga persiapan menghadapi kompetisi internasional dilakukan dengan satu tujuan yang sama.

baca juga

Baginya, lolos ke Piala Dunia bukan sekadar pencapaian olahraga, melainkan momentum yang bisa mengubah wajah sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Karena itulah, ia menyebut seluruh tim bekerja dengan semangat dan dedikasi penuh demi mewujudkan impian tersebut.

“Semua yang kita lakukan, setiap hari kita bangun, kita terobsesi dengan kualifikasi itu, karena itu akan mengubah segalanya di negara kita selamanya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:31 WIB

Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026

Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:18 WIB

Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×