Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:16 WIB
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
Ketangguhan kiper Curacao menggagalkan belasan peluang emas Ekuador dan mempersulit posisi kedua tim di Grup E. (IG FIFA)
baca 10 detik
  • Ekuador bermain imbang tanpa gol melawan Curacao pada laga kedua Grup E Piala Dunia.

  • Kiper Curacao Eloy Room tampil luar biasa dengan menggagalkan 15 tembakan tepat sasaran Ekuador.

  • Kedua tim kini berada di posisi sulit dan wajib menang pada pertandingan pamungkas grup.

Suara.com - Timnas Ekuador gagal mengamankan poin penuh setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Curacao di Stadion Kansas, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026) waktu Indonesia. Hasil ini membuat langkah kedua tim menuju fase gugur semakin berat karena baru mengantongi satu poin di Grup E Piala Dunia 2026.

Kegagalan ini terasa menyakitkan bagi El Tri yang menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Berikut adalah 4 fakta menarik dari laga sengit yang berakhir dramatis bagi kedua tim.

1. Tembok Kokoh Bernama Eloy Room

Timnas Curacao di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@thebluewaveffk)
Timnas Curacao di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@thebluewaveffk)

Penjaga gawang Curacao, Eloy Room, menjadi bintang lapangan berkat aksi penyelamatan gemilangnya yang berulang kali mementahkan peluang emas Ekuador. Lini depan El Tri dibuat frustrasi sejak menit ketiga saat tendangan Enner Valencia berhasil ditepis dengan sangat tenang.

Ketangguhan Room berlanjut di babak kedua ketika ia memblokir sepakan jarak dekat Gonzalo Plata. Refleks kilat sang kiper di bawah mistar gawang menjadi alasan utama papan skor tidak berubah hingga laga usai.

2. Dominasi Statistik yang Sia-sia

Profil Timnas Ekuador. (Instagram/@moises_caicedo55)
Profil Timnas Ekuador. (Instagram/@moises_caicedo55)

FIFA mencatat skuad asuhan Ekuador sangat dominan dengan menguasai 63 persen aliran bola sepanjang pertandingan. Mereka juga melepaskan total 28 kali percobaan serangan ke lini pertahanan lawan yang rapat.

Dari puluhan upaya tersebut, 15 di antaranya mengarah tepat ke sasaran namun tidak ada satu pun yang berbuah gol. Sebaliknya, Curacao yang bermain bertahan hanya mampu menciptakan 10 percobaan dengan tiga sepakan tepat sasaran.

3. Perubahan Taktik yang Buntu

baca juga

Pelatih Ekuador mencoba memecah kebuntuan di babak kedua dengan memaksimalkan kecepatan para pemain sayap mereka. John Yeboah dan Gonzalo Plata berulang kali merangsek masuk ke kotak penalti lawan untuk membongkar formasi kompak 5-4-1 milik Curacao.

Curacao sendiri memilih tetap disiplin bertahan sambil sesekali mengancam lewat skema serangan balik cepat. Salah satu peluang terbaik mereka datang dari tendangan jarak jauh Livano Comencia yang masih bisa diamankan Hernan Galindez.

4. Situasi Kritis di Grup E

Laga Hidup Mati Menanti di Depan
Hasil seri ini menempatkan Ekuador dan Curacao di posisi tiga dan empat klasemen sementara Grup E. Situasi ini memaksa kedua tim untuk memenangkan pertandingan terakhir demi menjaga asa lolos ke babak gugur.

Ujian berat sudah menanti Ekuador yang harus bersua tim kuat Jerman pada laga pamungkas hari Jumat mendatang. Pada waktu yang sama, Curacao akan mencoba keberuntungan mereka saat menantang Pantai Gading.

Persaingan di Grup E Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah matchday kedua tidak memberikan pemenang mutlak bagi tim papan bawah. Ekuador yang awalnya diunggulkan untuk mendampingi tim besar kini harus berjuang ekstra keras di laga penentu.

Gaya bermain bertengger yang diterapkan Curacao terbukti menjadi momok menakutkan bagi tim dengan strategi ofensif seperti Ekuador. Jika gagal membenahi penyelesaian akhir, langkah El Tri dipastikan terhenti lebih cepat di turnamen ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026

Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×