Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
Timnas Iran (FA Iran)
baca 10 detik
  • Timnas Iran mengalami kelelahan ekstrem akibat dilarang mendirikan basis latihan di Amerika Serikat.

  • Pelatih Amir Ghalenoei mengecam perlakuan diskriminatif dan ketatnya pengawasan keamanan selama transit.

  • FIFA dinilai gagal menepati janji untuk memberikan kesetaraan akomodasi bagi skuad Iran.

Suara.com - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di atas lapangan, tetapi juga memunculkan polemik di luar pertandingan. Timnas Iran menjadi salah satu peserta yang merasa menghadapi perlakuan berbeda selama mengikuti turnamen terbesar di dunia tersebut ketimbang negara lain.

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap kondisi yang harus dijalani Team Melli sepanjang fase grup.

Ia bahkan menyoroti minimnya dukungan dari negara-negara peserta lain yang menurutnya memilih diam meski mengetahui situasi yang dialami Iran.

Pelatih Iran Amir Ghalenoei menghadiri sesi pemanasan timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola semifinal Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Iran dan Qatar di Stadion al-Thumama di Doha pada 7 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP
Pelatih Iran Amir Ghalenoei menghadiri sesi pemanasan timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola semifinal Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Iran dan Qatar di Stadion al-Thumama di Doha pada 7 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP

Masalah bermula dari kebijakan yang membuat Iran tidak bisa menjadikan Amerika Serikat sebagai basis selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Padahal sebagian pertandingan digelar di negeri tersebut.

Akibatnya, skuad Iran harus menetap di Meksiko dan melakukan perjalanan bolak-balik ke Amerika Serikat setiap kali menjalani pertandingan. Situasi ini dinilai sangat mengganggu persiapan tim karena menguras tenaga dan waktu para pemain.

Kondisi paling sulit terjadi saat Iran menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka. Saat itu, skuad asuhan Amir Ghalenoei dikabarkan baru tiba di Amerika Serikat beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Dua pemain Timnas Iran dilaporkan mengalami kendala serius saat proses keberangkatan di bandara Amerika Serikat usai laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru. [Instagram]
Dua pemain Timnas Iran dilaporkan mengalami kendala serius saat proses keberangkatan di bandara Amerika Serikat usai laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru. [Instagram]

Setelah laga berakhir, mereka juga tidak bisa langsung menetap untuk melakukan pemulihan atau persiapan berikutnya. Seluruh rombongan harus kembali meninggalkan wilayah Amerika Serikat dan kembali ke Meksiko.

Merasa dirugikan, Federasi Sepak Bola Iran kemudian menyampaikan keluhan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Laporan yang beredar menyebut FIFA sempat menjanjikan bantuan agar kondisi persiapan Iran bisa lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

Meski demikian, perubahan yang diberikan dinilai belum cukup signifikan. Menjelang duel melawan Belgia, Iran memang memperoleh sedikit kelonggaran.

baca juga

Namun, Mehdi Taremi dan kolega tetap hanya diizinkan berada di Amerika Serikat sekitar 16 jam sebelum pertandingan berlangsung.

Tak hanya persoalan waktu, Iran juga disebut berada dalam pengawasan ketat selama berada di wilayah Amerika Serikat.

Kombinasi berbagai kendala tersebut membuat Ghalenoei merasa timnya tidak mendapatkan perlakuan yang setara dengan 47 peserta lainnya.

Karena itu, pelatih berusia 63 tahun tersebut berharap ada solidaritas dari sesama pelatih peserta Piala Dunia 2026. Namun hingga kini, harapan tersebut belum terwujud.

“Saya meminta kepada 47 pelatih lainnya, dan tidak satu pun dari mereka yang menjawab saya," kata Amir Ghalenoei dikutip Yahoonews.

"Kami di sini untuk sepak bola, bukan politik, dan kita menegaskan itu lagi. Keluhan kita adalah tentang cara mereka memperlakukan kami," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026

Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:57 WIB

Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:52 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir

Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×