- Thomas Tuchel harus memilih Bukayo Saka atau Noni Madueke untuk posisi sayap kanan Timnas Inggris saat melawan Ghana.
- Gelandang Declan Rice kembali berlatih penuh untuk memperkuat lini tengah Inggris guna mengamankan tiket babak 32 besar.
- Laga Inggris melawan Ghana akan berlangsung di Foxborough pada Rabu dini hari WIB untuk menentukan posisi klasemen.
Suara.com - Timnas Inggris menghadapi laga penting melawan Ghana dengan satu teka-teki besar yang masih belum terpecahkan.
Pelatih Thomas Tuchel harus menentukan siapa yang layak mengisi posisi sayap kanan setelah Bukayo Saka dan Noni Madueke sama-sama menunjukkan performa impresif.
Persaingan ketat antara dua pemain muda tersebut menjadi perhatian utama menjelang pertandingan yang berpotensi mengantarkan Inggris mengamankan tiket otomatis ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Saka Pulih, Persaingan dengan Madueke Makin Sengit
![Winger Timnas Inggris, Bukayo Saka. [Paul ELLIS / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/03/22/35322-bukayo-saka-timnas-inggris.jpg)
Kabar pulihnya Bukayo Saka dari cedera tumit membuat persaingan di sektor kanan serangan Timnas Inggris semakin menarik.
Bintang Arsenal itu langsung menunjukkan kualitasnya saat tampil sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Kroasia. Saka sukses mencatatkan assist untuk gol penutup Inggris dan memberi sinyal bahwa dirinya siap kembali menjadi andalan.
Di sisi lain, Noni Madueke juga tampil menjanjikan sehingga membuat Thomas Tuchel harus memikirkan matang-matang pilihannya.
"Ini adalah hal besar lainnya di sayap kanan antara Noni Madueke dan Bukayo Saka, dan hal yang indah adalah mereka juga melakukannya untuk Arsenal," ujar Thomas Tuchel dikutip dari BBC.
Pelatih asal Jerman tersebut mengungkapkan kondisi terbaru Saka yang terus menunjukkan perkembangan positif.
"Bukayo semakin membaik, tidak merasakan sakit lagi dan dia siap berangkat - tanpa memberi tahu Anda apakah dia memulai sejak awal atau datang dari bangku cadangan," tambahnya.
Declan Rice Jadi Jenderal Lini Tengah
Selain sektor sayap, Tuchel juga mendapat kabar baik dari lini tengah. Declan Rice dipastikan kembali berlatih penuh setelah sebelumnya ditarik keluar pada menit ke-72 saat menghadapi Kroasia.
Gelandang Arsenal tersebut datang ke kamp Timnas Inggris dengan kepercayaan diri tinggi usai menjalani musim yang mengesankan bersama klubnya.
Tuchel bahkan memberikan pujian setinggi langit kepada Rice dan menyebutnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.
"Saya bangga menjadi pelatihnya," kata Tuchel.
"Dia adalah salah satu gelandang terbaik di dunia, dia rendah hati, siap menjadi pemain tim, siap memberikan kualitas dan energi kepada grup, dia belajar setiap hari dalam kariernya," lanjut sang pelatih.
Menurut Tuchel, karakter dan etos kerja Rice menjadi faktor penting yang membuatnya begitu berharga bagi Timnas Inggris.
Efek Pemain Pengganti Jadi Senjata Inggris
Thomas Tuchel juga menyoroti kontribusi para pemain yang masuk dari bangku cadangan. Menurutnya, kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan terbesar Timnas Inggris saat ini.
Masuknya pemain seperti Marcus Rashford dan Bukayo Saka pada laga sebelumnya terbukti mampu memberikan dampak signifikan terhadap permainan tim.
"Semua orang tersedia, semua orang dalam latihan," jelas Tuchel.
Ia menilai kesiapan seluruh pemain untuk menerima peran masing-masing menjadi modal penting dalam upaya Inggris melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
"Kami memiliki pengaruh besar dari para pemain pengganti (melawan Kroasia), yang sangat kami hargai dan itu membuktikan bagaimana semua orang menerima ide tersebut," tuturnya.
"Mereka memiliki pengaruh yang besar dan kami membutuhkan hal itu," pungkas Tuchel.
Inggris Incar Tiket Babak 32 Besar
Inggris saat ini berada dalam posisi yang menguntungkan di klasemen Grup L setelah meraih kemenangan pada laga pembuka.
Duel melawan Ghana di Foxborough pada Selasa (23/6) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB menjadi kesempatan emas bagi The Three Lions untuk semakin dekat dengan tiket otomatis ke babak 32 besar.
Namun, Ghana tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai karena memiliki kekuatan fisik dan kecepatan serangan balik yang berpotensi merepotkan lini belakang Inggris.
Publik kini menanti keputusan Thomas Tuchel terkait susunan pemain utama, terutama siapa yang akan dipercaya mengisi posisi sayap kanan antara Bukayo Saka atau Noni Madueke.
