- Timnas Inggris ditahan imbang 0-0 oleh Ghana dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 di Boston Stadium.
- Inggris mendominasi penguasaan bola hingga 78,8 persen namun gagal mencetak gol dari total 19 tembakan yang dilepaskan.
- Bek Inggris Marc Guehi mencatatkan rekor 126 operan sukses dan tujuh pelanggaran dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Suara.com - Timnas Inggris harus menunda langkah mereka ke fase gugur Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang 0-0 oleh Ghana pada laga kedua Grup L di Boston Stadium.
Hasil ini terasa mengecewakan bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Pasalnya, Inggris tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengonversi banyak peluang menjadi gol. Meski demikian, laga ini tetap menghadirkan sejumlah catatan menarik dan rekor baru.
1. Inggris Dominan, tetapi Mandul di Depan Gawang

Sejak menit awal, Inggris menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola dan sirkulasi umpan yang rapi.
Namun, rapatnya pertahanan Ghana membuat peluang demi peluang yang diciptakan Harry Kane dan kolega gagal berbuah gol.
Menurut data Opta, kedua tim bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama.
Situasi ini menjadi yang pertama terjadi dalam pertandingan Piala Dunia sejak Kroasia menghadapi Belgia pada edisi 2022.
Thomas Tuchel kemudian memasukkan Bukayo Saka, Morgan Rogers, dan Eberechi Eze untuk meningkatkan daya serang.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Inggris tetap gagal mencetak gol.
Tercatat, Inggris melepaskan 19 tembakan tanpa menghasilkan gol.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak bagi The Three Lions dalam satu laga Piala Dunia sejak menghadapi Nigeria pada 2002.
2. Marc Guéhi Tampil Gemilang di Lini Belakang
Di tengah tumpulnya lini serang Inggris, Marc Guéhi justru tampil sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan.
Bek yang mengisi posisi John Stones itu menunjukkan kemampuan distribusi bola yang luar biasa dari lini belakang.
Guéhi mencatatkan 126 operan sukses, yang menjadi rekor terbanyak oleh pemain Inggris dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.
Tak hanya itu, ia juga memenangkan tujuh pelanggaran sepanjang laga. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi untuk seorang bek dalam sejarah turnamen.
Penampilannya hampir sempurna andai sundulan pada menit-menit akhir tidak berhasil disapu pemain Ghana tepat di garis gawang.
3. Rekor Penguasaan Bola Tertinggi Inggris di Piala Dunia
Meski gagal menang, Inggris tetap mencatatkan rekor baru dalam hal penguasaan bola.
The Three Lions menguasai 78,8 persen jalannya pertandingan, angka tertinggi yang pernah mereka catatkan dalam sejarah penampilan di Piala Dunia.
Menariknya, angka tersebut juga menjadi rekor penguasaan bola tertinggi yang pernah dicatatkan sebuah tim tanpa berhasil mencetak gol di ajang Piala Dunia.
Dominasi itu menunjukkan kontrol permainan Inggris, meski efektivitas di sepertiga akhir lapangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Thomas Tuchel.
4. Ghana Hanya Lepaskan Dua Tembakan
Di sisi lain, Ghana tampil sangat disiplin dalam bertahan dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperlambat tempo permainan Inggris.
Meski hanya mencatatkan dua tembakan sepanjang pertandingan, The Black Stars berhasil membawa pulang satu poin berharga.
Jumlah dua tembakan tersebut bahkan menjadi yang paling sedikit pernah dihadapi Inggris dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Hal itu menunjukkan solidnya pertahanan Inggris, meski pada akhirnya mereka tetap gagal mengamankan kemenangan.
5. Inggris Kian Identik dengan Hasil Imbang
Hasil imbang melawan Ghana menambah panjang daftar pertandingan seri yang dibukukan Inggris di Piala Dunia.
Kini, Inggris telah mengoleksi 23 hasil imbang sepanjang sejarah turnamen. Dari jumlah tersebut, 13 pertandingan berakhir tanpa gol alias 0-0.
Kedua catatan tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan negara peserta lainnya dalam sejarah Piala Dunia.
Fakta ini semakin menegaskan bahwa Inggris kerap kesulitan membongkar tim yang bermain sangat defensif, meski memiliki kualitas pemain yang lebih unggul.
Peluang Lolos Masih Terbuka
Meski gagal meraih kemenangan, Inggris masih berada dalam posisi yang cukup aman untuk melangkah ke fase berikutnya.
Harry Kane dan kawan-kawan kini akan menghadapi Panama pada laga terakhir Grup L. Kemenangan akan memastikan langkah mereka ke babak gugur sekaligus membuka peluang finis sebagai juara grup.
Sementara bagi Ghana, hasil imbang melawan salah satu kandidat juara menjadi modal berharga untuk menjaga asa lolos dari fase grup Piala Dunia 2026.
