Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston

Ronald Seger Prabowo

Rabu, 24 Juni 2026 | 09:29 WIB
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel mengakui timnya mengalami kesulitan menembus pertahanan rapat Ghana. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Timnas Inggris bermain imbang 0-0 melawan Ghana dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Rabu (24/6/2026).
  • Ketangguhan organisasi pertahanan Ghana berhasil meredam dominasi penguasaan bola Inggris yang mencapai 79 persen sepanjang jalannya pertandingan tersebut.
  • Hasil seri membuat Inggris memimpin klasemen sementara Grup L dan wajib menang melawan Panama untuk lolos ke babak selanjutnya.

Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel mengakui timnya mengalami kesulitan menembus pertahanan rapat Ghana.

Kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Rabu (24/6/2026) pagi WIB.

Dalam laga itu, Inggris tampil dominan sepanjang laga dengan mencatatkan 79 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan.

Namun, kokohnya organisasi pertahanan Ghana membuat Harry Kane dan kawan-kawan gagal mencetak gol.

"Pujian untuk mereka. Saya jarang melihat performa fisik seperti itu dari sebuah tim. Mereka bertahan sangat dalam dengan 10 pemain sehingga menyulitkan kami," kata Tuchel melansir laman FIFA.

Timnas Inggris harus puas bermain imbang 0-0 melawan Ghana dalam kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Amerika Serikat pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. [AP Photo/Petr David Josek]
Timnas Inggris harus puas bermain imbang 0-0 melawan Ghana dalam kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Amerika Serikat pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. [AP Photo/Petr David Josek]

"Mereka sangat disiplin dan sangat kuat secara fisik di setiap posisi, jadi kami membutuhkan waktu untuk menembus pertahanan itu dan menemukan ritme permainan," tambahnya.

Mantan pelatih Chelsea itu memaparkan, timnya harus bekerja keras untuk mengendalikan permainan sekaligus tetap waspada terhadap ancaman serangan balik lawan.

Kondisi tersebut membuat Inggris tidak leluasa meningkatkan tempo permainan sejak awal pertandingan.

"Semua menjadi tanggung jawab kami untuk menemukan ritme permainan. Pada saat yang sama, kami harus berhati-hati agar tidak kebobolan lewat serangan balik," ujarnya.

baca juga

Pelatih asal Jerman itu menilai pendekatan bertahan yang diterapkan Ghana menjadi faktor utama yang menggagalkan upaya Inggris meraih kemenangan.

"Mereka merayakan hasil 0-0 seperti sebuah kemenangan. Itu menunjukkan perbedaan pendekatan kedua tim dan saya menghormatinya," ujar Tuchel.

Meski gagal meraih tiga poin, Tuchel tetap melihat perkembangan positif dari timnya, terutama setelah sejumlah pemain pengganti masuk pada babak kedua.

Menurutnya, Inggris mulai menciptakan lebih banyak peluang ketika para pemain Ghana mulai mengalami kelelahan.

"Kami membutuhkan waktu untuk menemukan ritme pada babak kedua. Para pemain pengganti membantu dan ketika kelelahan mulai dirasakan lawan, kami menciptakan semakin banyak peluang seiring berjalannya pertandingan. Namun, kami tidak mampu mencetak gol," katanya.

Hasil imbang tersebut membuat Inggris masih memimpin klasemen sementara Grup L dengan empat poin.

The Three Lions kini harus meraih hasil positif pada laga terakhir melawan Panama untuk memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis

Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu

Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:12 WIB

I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi

I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 02:56 WIB

Terkini

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:56 WIB

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 09:55 WIB

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:40 WIB

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:22 WIB

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 09:13 WIB

×