-
Turki sukses mengalahkan Amerika Serikat dengan skor akhir 3-2 pada laga Grup D.
-
Gol telat Kaan Ayhan pada menit ke-90+8 menjadi penentu kemenangan dramatis Turki.
-
Amerika Serikat tetap lolos ke babak 32 besar untuk menghadapi Bosnia dan Herzegovina.
Suara.com - Timnas Turki sukses memetik kemenangan emosional pada laga pamungkas mereka di fase grup Piala Dunia 2026. Skuad Bintang Bulan Sabit menumbangkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Turki yang sudah dipastikan tersingkir lebih awal. Di sisi lain, hasil ini tidak menggoyahkan posisi Amerika Serikat di puncak klasemen Grup D.
Pertandingan di Stadion Los Angeles ini melahirkan sejumlah fakta menarik yang mewarnai jalannya laga. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai torehan penting dari duel sengit kedua tim.

1. Gol Kilat yang Mengejutkan Lini Pertahanan
Laga baru berjalan 3 menit saat publik tuan rumah langsung bergemuruh merayakan keunggulan. Bek AS Auston Trusty berhasil menyambar umpan sepak pojok akurat dari Sebastian Berhalter.
Gol cepat ini sempat meruntuhkan fokus armada Vincenzo Montella di awal pertandingan. Namun, respons cepat langsung diperlihatkan oleh para pemain Turki untuk mengejar ketertinggalan.
2. Sihir Arda Guler yang Mengubah Alur Permainan
![Para pemain Timnas Amerika Serikat. [JOSE JORDAN / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/10/31629-timnas-amerika-serikat.jpg)
Aksi gemilang bintang muda Arda Guler pada menit ke-10 membuat seisi stadion terdiam. Pemain Real Madrid ini melakukan kerja sama apik dengan Baris Yilmaz sebelum mengecoh Matt Turner.
Gol penyama kedudukan tersebut membakar semangat juang para penggawa Turki yang tampil tanpa beban. Kepercayaan diri tim tamu meningkat drastis setelah papan skor berubah menjadi imbang 1-1.
Serangan bergelombang Turki akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-31 lewat skema serangan balik. Orkun Kokcu mencetak gol memukau setelah memanfaatkan umpan tarik mendatar rekannya di kotak penalti.
Gol Kokcu membawa Turki berbalik unggul 2-1 hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama. AS mencoba membalas namun kokohnya benteng pertahanan Turki gagal ditembus kembali.
3. Kontribusi Ganda Sebastian Berhalter yang Bersinar
Memasuki babak kedua, Sebastian Berhalter tampil sebagai pahlawan yang menghidupkan asa The Yanks. Setelah mengkreasi umpan pada gol pertama, ia mencatatkan namanya sendiri di papan skor menit ke-48.
Berhalter melepaskan tembakan keras mematikan dari depan kotak penalti memanfaatkan kemelut bola muntah. Skor kembali sama kuat 2-2 dan membuat tensi pertandingan semakin memanas.
4. Perjudian Strategi yang Menentukan Hasil Akhir
