- Arema FC mempertahankan kiper Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu untuk memperkuat skuad menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
- Manajemen Arema FC resmi merekrut Syahrul Trisna dan meminjam Erlangga Setyo guna menambah kedalaman posisi penjaga gawang tim.
- Kehadiran empat kiper berkualitas tersebut bertujuan menciptakan persaingan sehat demi meningkatkan performa tim di ajang kompetisi mendatang.
Suara.com - Arema FC memastikan tetap mempertahankan dua penjaga gawang andalannya, Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu, untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
Menurutnya, kedua pemain memiliki kualitas dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim sehingga layak dipertahankan.
![Kiper Persis Solo, Gianluca Pandeynuwu. [Suara.com/Dok MO Persis Solo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/02/29/31300-persis-solo-gianluca-pandeynuwu.jpg)
"Kami menilai Adi Satryo dan Gianluca memiliki kualitas serta karakter yang dibutuhkan tim. Kehadiran dua pemain ini memberikan kedalaman skuad yang baik di posisi penjaga gawang untuk menghadapi kompetisi musim depan," ujar Yusrinal.
Sebagai bentuk komitmen, Arema FC telah memperpanjang kontrak Adi Satryo untuk satu musim ke depan.
Sementara itu, Gianluca Pandeynuwu akan tetap berseragam Singo Edan setelah masa peminjamannya dari Persis Solo diperpanjang.
Arema FC Siapkan Kedalaman Skuad
Keputusan mempertahankan Adi dan Gianluca menjadi bagian dari strategi Arema FC dalam membangun kedalaman skuad menghadapi musim baru.
Manajemen mempertimbangkan kemungkinan bertambahnya jumlah pertandingan apabila kompetisi League Cup atau Piala Indonesia kembali digelar. Karena itu, setiap posisi di dalam tim perlu memiliki pelapis yang berkualitas.
Yusrinal berharap persaingan sehat di posisi penjaga gawang dapat meningkatkan performa tim secara keseluruhan.
"Persaingan yang sehat akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan," katanya.
Selain mempertahankan dua kiper yang sudah ada, Arema FC juga aktif bergerak di bursa transfer.
Klub asal Malang tersebut merekrut Syahrul Trisna yang sebelumnya membela Borneo FC.
Kehadirannya diproyeksikan untuk mengisi kekosongan setelah Lucas Frigeri dan Andrian Casvari meninggalkan tim.
Tak hanya itu, Arema FC juga mendatangkan kiper muda Erlangga Setyo dengan status pinjaman dari Persis Solo. Sebelumnya, pemain tersebut sempat memperkuat PSPS.
Persaingan Makin Ketat di Bawah Mistar
Dengan hadirnya Syahrul Trisna dan Erlangga Setyo, Arema FC kini memiliki empat penjaga gawang dalam skuad untuk musim 2026/2027.
Kondisi ini diprediksi akan menciptakan persaingan yang ketat dalam memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang.
Seluruh kiper yang dimiliki Singo Edan memiliki pengalaman dan kualitas yang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Perombakan di sektor penjaga gawang juga menunjukkan keseriusan manajemen dalam membangun tim yang lebih kompetitif.
Arema FC berharap dapat kembali bersaing di papan atas klasemen Super League pada musim mendatang.
Dukungan Aremania pun diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk menampilkan performa terbaik dan membawa Singo Edan meraih hasil positif sepanjang musim.
