Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026

Arief Apriadi

Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:56 WIB
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
Joshua Kimmich mengakui Timnas Jerman layak kalah 1-2 dari Ekuador di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tetap lolos ke 32 besar sebagai juara Grup E. [Dok. IG Joshua Kimmich]
baca 10 detik
  • Jerman menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga penutup Grup E Piala Dunia 2026 di New York.
  • Kapten Joshua Kimmich mengakui timnya kehilangan kendali permainan dan terlalu sering membiarkan lawan mendominasi setelah unggul.
  • Meskipun kalah, Jerman tetap lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup E berkat keunggulan selisih gol.

Suara.com - Kapten Timnas Jerman, Joshua Kimmich, memberikan penilaian jujur setelah timnya takluk 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026.

Meski berstatus sebagai salah satu unggulan turnamen, Kimmich mengakui Die Mannschaft memang pantas menelan kekalahan karena gagal menjaga kontrol permainan setelah unggul cepat di awal laga.

Menurutnya, Jerman terlalu mudah kehilangan bola sehingga memberi kesempatan kepada Ekuador untuk berkembang dan mendominasi pertandingan.

"Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka menyerang," ujar Kimmich, dikutip dari ARD, Jumat (26/6/2026).

Jerman Kehilangan Kendali Permainan

Jerman mencatat dua rekor buruk usai kalah 1-2 dari Ekuador di Piala Dunia 2026. Der Panzer gagal clean sheet dalam sembilan laga beruntun. [Dok. IG DFB_Team]
Jerman mencatat dua rekor buruk usai kalah 1-2 dari Ekuador di Piala Dunia 2026. Der Panzer gagal clean sheet dalam sembilan laga beruntun. [Dok. IG DFB_Team]

Jerman sebenarnya tampil meyakinkan pada awal pertandingan di New York New Jersey Stadium. Leroy Sane berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Ekuador mampu menyamakan kedudukan melalui Nilson Angulo pada menit kesembilan setelah memanfaatkan menurunnya intensitas permainan Jerman.

Kimmich menilai timnya gagal mengendalikan jalannya pertandingan dan membiarkan lawan terus menekan.

"Kami membuat segalanya menjadi mudah bagi mereka dan membiarkan mereka berkembang dalam pertandingan. Di babak kedua, kekalahan ini memang pantas kami terima," tegasnya.

baca juga

Petaka bagi Jerman datang pada menit ke-77 ketika Gonzalo Plata mencetak gol kemenangan Ekuador. Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama skuad asuhan Julian Nagelsmann di Piala Dunia 2026.

Denis Undav Kritik Ketajaman Serangan

Penyerang Jerman, Denis Undav, juga mengakui Ekuador tampil lebih baik sepanjang pertandingan.

Menurut Undav, lawan menunjukkan agresivitas dan efektivitas yang lebih tinggi saat memanfaatkan peluang.

"Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari dan ambil hikmahnya," kata Undav.

Ia juga menyoroti kurangnya ancaman yang mampu diciptakan Jerman sepanjang babak kedua.

"Kami tidak cukup bermain langsung dan tidak mampu menciptakan banyak peluang," tambahnya.

Tetap Lolos sebagai Juara Grup E

Meski kalah, Jerman tetap melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup E dengan koleksi enam poin.

Jumlah poin tersebut sama dengan yang diraih Pantai Gading setelah mengalahkan Curacao 2-0. Namun, Jerman unggul dalam selisih gol sehingga berhak finis di posisi teratas klasemen.

Kekalahan dari Ekuador menjadi peringatan bagi Nagelsmann dan anak asuhnya jelang memasuki fase gugur. Mereka dituntut segera memperbaiki performa jika ingin melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Kini, publik menanti respons Jerman setelah hasil mengecewakan tersebut. Die Mannschaft harus membuktikan bahwa kekalahan dari Ekuador hanyalah sebuah kecelakaan, bukan awal dari penurunan performa di turnamen ini, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi

Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:08 WIB

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:52 WIB

Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup

Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:10 WIB

Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup

Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027

Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:50 WIB

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi

Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:08 WIB

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar

Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:36 WIB

Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah

Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:26 WIB

Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko

Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:47 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB