-
Kiper Jepang Zion Suzuki sangat percaya diri menghadapi Brasil di babak 32 besar.
-
Jepang lolos sebagai runner-up Grup F setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia.
-
Swedia juga berhak melaju ke fase gugur lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Suara.com - Jepang mengakhiri fase grup dengan koleksi 5 poin dari hasil 1 kemenangan dan 2 kali imbang di Piala Dunia 2026. Capaian tanpa kekalahan ini menjadi fondasi penting sebelum menantang Brasil selaku pemilik 5 gelar juara dunia di Houston.
Peran Suzuki di bawah mistar gawang terbukti sangat krusial dalam menjaga konsistensi permainan timnya. Pemain bernomor punggung 1 ini berulang kali menggagalkan peluang emas yang dimiliki penyerang Swedia.
Jepang sebenarnya sempat memimpin kedudukan lewat gol yang dilesakkan oleh Daizen Maeda pada menit ke-56. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Anthony Elanga menyamakan skor 6 menit berselang.
![Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki berusaha menangkap tendangan pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/11/15/62694-kualifikasi-piala-dunia-2026-timnas-indonesia-vs-jepang-zion-suzuki.jpg)
Aksi paling heroik dari Suzuki tercipta secara dramatis saat pertandingan memasuki masa injury time. Kiper bertubuh kekar itu refleks menepis sundulan tajam Alexander Isak hingga bola hanya membentur mistar gawang.
Penyelamatan krusial tersebut mengunci skor imbang sekaligus memperpanjang napas tak terkalahkan Samurai Biru. Bentrok melawan Brasil nanti akan menjadi tolok ukur sejati kematangan taktik dan mentalitas Jepang.
Di kubu lawan, hasil imbang ini sudah cukup untuk mengantarkan Swedia melangkah ke babak 32 besar. Mereka berhak lolos setelah mengamankan posisi sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Penyerang Swedia, Anthony Elanga, mengungkapkan rasa leganya karena tim bisa bertahan lebih lama di turnamen ini. Walau gagal memetik poin penuh, target minimal mereka akhirnya bisa tercapai dengan dramatis.
"Saya senang bisa mencetak gol, tentu saya ingin menang, tetapi pada akhirnya semua orang berteriak kepada saya bahwa kami membutuhkan 1 poin," kata Elanga.
"Saya senang kami lolos dan sekarang kami harus mencoba bermain lebih baik pada pertandingan berikutnya," ujar dia.
Persaingan ketat di Grup F akhirnya resmi meloloskan 3 tim sekaligus ke fase gugur. Belanda, Jepang, dan Swedia berhak melaju, sedangkan Tunisia terpaksa angkat koper setelah menelan 3 kekalahan beruntun.
