-
Australia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menahan Paraguay 0-0.
-
Ajdin Hrustic mencatatkan debutnya di edisi ini sekaligus memuji strategi pelatih Tony Popovic.
-
Paraguay finis ketiga dan mengandalkan jalur peringkat tiga terbaik untuk lolos babak gugur.
Suara.com - Timnas Australia berhasil mengamankan tiket babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Paraguay. Hasil ini memastikan langkah Socceroos mendampingi tuan rumah Amerika Serikat keluar dari penyisihan Grup D.
Keberhasilan ini memicu gelombang optimisme baru bagi sepak bola Australia di panggung internasional. Mereka membuktikan konsistensi tinggi dengan menembus fase gugur dalam dua edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Pencapaian masif ini sekaligus menegaskan kematangan taktik Socceroos dalam menghadapi tekanan turnamen besar. Koleksi empat poin yang mereka miliki sudah cukup untuk mengungguli Paraguay lewat produktivitas selisih gol.
![Penyerang Australia, Kusini Yengi jadi senjata rahasia jelang hadapi Timnas Indonesia. [Dok. IG Kusini Yengi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/18/96154-kusini-yengi-timnas-australia.jpg)
Gelandang andalan Australia, Ajdin Hrustic, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya setelah peluit panjang berbunyi. Dia memuji kerja keras seluruh anggota tim yang tampil disiplin sepanjang pertandingan penentu tersebut.
"Saya bangga dengan para pemain. Apa yang dilakukan pelatih kami benar-benar luar biasa. Saya pikir kami memiliki 2 atau 3 peluang di sekitar kotak penalti yang mungkin seharusnya bisa menjadi gol," kata Hrustic.
Pertandingan ketat di Stadion Levi's ini juga menjadi panggung pembuktian bagi Hrustic yang baru mendapatkan menit bermain. Pelatih Tony Popovic menurunkan sang gelandang setelah menaruhnya di bangku cadangan pada dua laga awal.
Kehadiran pemain berusia 29 tahun ini memberikan dimensi baru dalam alur serangan Socceroos. Laga ini menjadi penampilan ke-38 Hrustic bersama negaranya sejak memulai debut internasional beberapa tahun lalu.
Skuat Australia kini langsung mengalihkan fokus untuk menjaga kebugaran fisik menjelang laga krusial berikutnya. Mereka ingin memberikan pembuktian lebih jauh kepada para pendukung setia yang berada di rumah.
"Kami akan kembali mempersiapkan diri sebaik mungkin. Yang pertama, kami akan menikmati hari ini karena kami kembali meraih sesuatu yang istimewa, untuk diri kami sendiri, untuk negara kami, dan untuk semua orang yang mendukung kami di rumah," kata gelandang yang bermain unutk Heracles tersebut.
Di kubu lawan, Paraguay sebenarnya memberikan perlawanan sengit yang merepotkan lini pertahanan Australia. Wakil Amerika Selatan ini langsung mengubah strategi permainan mereka setelah jeda babak pertama.
Kapten Paraguay, Gustavo Gomez, mengakui adanya perubahan performa yang signifikan dari rekan-rekannya di lapangan. Penyesuaian taktik tersebut membuat mereka mampu meredam agresivitas Australia di paruh kedua.
"Pertandingan berlangsung seimbang dan sangat mengandalkan duel fisik. Kami kesulitan di babak pertama karena tidak mampu menemukan ritme permainan. Kami melakukan beberapa penyesuaian saat turun minum dan tampil lebih baik di babak kedua," kata Gomez.
Hasil imbang ini tetap disyukuri oleh kubu Paraguay meski mereka gagal mengudeta posisi runner-up. Satu poin tambahan menjaga asa mereka untuk tetap bertahan di turnamen ini melalui jalur khusus.
"Yang terpenting adalah kami berhasil meraih satu poin. Saya rasa dengan hasil ini kami telah memastikan diri lolos, dan itulah target utama kami," tambah dia.
Paraguay kini berada di posisi ketiga dan berharap masuk dalam daftar delapan tim peringkat tiga terbaik. Penentuan nasib mereka akan bergantung pada hasil pertandingan dari grup-grup lainnya.
Peta persaingan di Grup D Piala Dunia 2026 ini tergolong sangat ketat sejak laga perdana dimulai. Amerika Serikat mendominasi grup, sementara Australia dan Paraguay harus saling sikut hingga pertandingan terakhir.
Catatan impresif Australia ini mengulangi memori manis mereka pada Piala Dunia 2022 di Qatar silam. Kala itu, langkah heroik Socceroos baru terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari sang juara dunia, Argentina.
