Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 05 Juli 2026 | 09:43 WIB
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
Kylian Mbappe melontarkan candaan soal AC usai membawa Prancis lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Paraguay. [FIFA]
baca 10 detik
  • Prancis lolos ke perempat final Piala Dunia setelah mengalahkan Paraguay melalui gol tunggal penalti Kylian Mbappe.

  • Kylian Mbappe kini mengoleksi 19 gol Piala Dunia setelah melewati laga penuh provokasi fisik.

  • Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko pada babak perempat final setelah bertahan di cuaca ekstrem.

Suara.com - Kylian Mbappe berhasil meloloskan Prancis ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengatasi perlawanan defensif Paraguay. Eksekusi penalti sang penyerang memastikan kemenangan tipis Les Bleus dalam laga yang penuh ketegangan fisik.

Prancis dipaksa meladeni permainan kasar yang diperagakan oleh para pemain Paraguay sepanjang pertandingan berlangsung. Ketangguhan mental armada Didier Deschamps menjadi kunci utama dalam meredam provokasi intens dari tim lawan.

Suhu ekstrem yang mencapai 100 derajat Fahrenheit di Philadelphia menambah berat perjuangan kedua tim di lapangan. Namun, Les Bleus membuktikan bahwa mereka mampu beradaptasi dengan segala situasi demi mengamankan tiket lolos.

Kylian Mbappe melontarkan candaan soal AC usai membawa Prancis lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Paraguay. [FIFA]
Kylian Mbappe melontarkan candaan soal AC usai membawa Prancis lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Paraguay. [FIFA]

"Kami tahu pertandingan seperti apa yang akan kami hadapi," kata Mbappe dalam bahasa Prancis, dikutip dari ESPN, Minggu (5/7/2026).

"Kami juga bisa mengotori tangan kami, kami tahu cara melakukannya. Kami tahu cara bermain sepak bola yang buruk. Kaukira mereka berpikir kami akan datang mengenakan tuxedo, tapi kami sudah siap."

Pemberian hadiah penalti pada menit ke-70 menjadi momen krusial yang memecah kebuntuan raksasa Eropa tersebut. Wasit menunjuk titik putih setelah tinjauan video menunjukkan Diego Gomez menjatuhkan pemain Prancis di area terlarang.

Mbappe melakukan kecohan taktis sebelum melepaskan tembakan yang berbuah gol ke-19 sepanjang kariernya di Piala Dunia. Gol tersebut menempatkannya sejajar dalam persaingan ketat perebutan sepatu emas bersama penyerang Argentina, Lionel Messi.

Atmosfer pertandingan memanas akibat serangkaian pelanggaran keras, termasuk benturan fisik dari Matias Galarza terhadap Mbappe. Meski terus diprovokasi, para pemain Prancis menolak terpancing dan tetap fokus pada skema permainan mereka.

Kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas yang didapatkan oleh lini depan Prancis. Gill bahkan sempat melempar bola ke arah punggung Mbappe setelah peluit panjang berbunyi akibat rasa frustrasi.

baca juga

"Tanpa penalti itu, kami akan membawa pertandingan ini ke babak perpanjangan waktu," ujar Gill.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengakui bahwa memenangkan laga melawan tim yang mengandalkan keunggulan fisik bukanlah perkara mudah. Fokus yang terjaga sepanjang 90 menit menjadi pembeda kualitas antara kedua tim nasional tersebut.

"Itu tidak mudah. Jika kami mengambil salah satu peluang kami di akhir pertandingan, itu akan menjadi akhir yang jauh lebih nyaman," kata Deschamps.

"Paraguay menggunakan setiap trik dalam buku. Ini belum tentu jenis sepak bola yang suka ditonton orang, tetapi kami tetap fokus dan itu tidak mudah dilakukan," tambah Deschamps.

Kemenangan ini mengantarkan Prancis untuk menantang Maroko pada laga perempat final berikutnya di Foxborough, Massachusetts. Hasil tersebut sekaligus menjaga catatan impresif Les Bleus yang belum terkalahkan sepanjang turnamen tahun ini.

Kondisi cuaca yang sangat menyengat memaksa panitia menerapkan jeda hidrasi demi keselamatan para pemain di lapangan. Ribuan penonton di stadion bahkan sempat meninggalkan tribun pada paruh babak demi mencari tempat berteduh.

Pertandingan ini bertepatan dengan perayaan hari kemerdekaan Amerika Serikat yang ke-250 di kota bersejarah Philadelphia. Antusiasme tinggi dari para suporter turut memberikan atmosfer meriah di luar maupun di dalam stadion.

Sebelumnya, Paraguay melaju ke babak gugur setelah membuat kejutan besar dengan menyingkirkan tim kuat Jerman. Namun, langkah impresif La Albirroja akhirnya harus terhenti di tangan sang juara bertahan edisi 2018 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga

Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:05 WIB

Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol

Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31 WIB

Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026

Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Health | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como

Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth

Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Sifat Segitiga Sama Kaki Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabannya

Sifat Segitiga Sama Kaki Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'

Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes

Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:13 WIB

5 Penyebab Kenapa Flek Hitam Tetap Muncul padahal Sudah Pakai Sunscreen Tiap Hari

5 Penyebab Kenapa Flek Hitam Tetap Muncul padahal Sudah Pakai Sunscreen Tiap Hari

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Soal Penyitaan Emas dan Uang

Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Soal Penyitaan Emas dan Uang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×