- Sourav Ganguly menyatakan warisan Lionel Messi tidak boleh dinilai hanya berdasarkan hasil satu pertandingan final sepak bola.
- Ganguly menegaskan pencapaian karier Messi, termasuk gelar juara dunia, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.
- Spanyol dinilai layak menjadi juara karena tampil lebih disiplin dan menjalankan strategi taktis dengan sangat efektif selama laga.
Suara.com - Mantan kapten tim kriket India, Sourav Ganguly, menilai warisan Lionel Messi di dunia sepak bola tidak seharusnya diukur hanya dari hasil satu pertandingan.
Hal itu menyusul kekalahan Argentina dari Spanyol pada laga final Piala Dunia 2026 yang menjadi sorotan publik.
Menurut Ganguly, setiap atlet memiliki momen ketika gagal menampilkan performa terbaiknya.
Karena itu, ia menilai tidak adil jika pencapaian Messi selama berkarier dipersempit hanya pada hasil di laga final.
"Warisan Lionel Messi tidak boleh dinilai berdasarkan satu pertandingan saja. Kita harus selalu ingat bahwa dia adalah manusia dan tidak mungkin tampil pada level yang sama setiap hari. Akan selalu ada hari yang tidak berjalan sesuai harapan," kata Ganguly melansir Cricket News, Selasa (21/7/2026).
Ia menegaskan, Messi telah membuktikan kualitasnya melalui berbagai pencapaian sepanjang karier, termasuk meraih gelar juara dunia, memecahkan sejumlah rekor, dan mengukuhkan diri sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
"Satu kekalahan tidak mengurangi pencapaian maupun kehebatannya sedikit pun," ujarnya.
Selain memberikan dukungan kepada Messi, Ganguly juga mengapresiasi penampilan Spanyol yang dinilainya tampil disiplin dan efektif sepanjang pertandingan.
Menurut dia, Spanyol mampu menjalankan strategi dengan baik sehingga Argentina kesulitan mengembangkan permainan.
"Saya merasa Spanyol tidak pernah membiarkan Argentina memainkan permainan alaminya sejak awal. Secara taktik mereka jauh lebih siap dan menjalankan rencana pertandingan dengan sangat baik. Keinginan mereka untuk menang juga terlihat sepanjang laga," kata Ganguly.
Ia menilai keberhasilan Argentina melaju hingga final tetap merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Namun, dalam olahraga, menurutnya, hasil akhir ditentukan oleh performa pada hari pertandingan.
"Mencapai final saja sudah merupakan pencapaian yang besar bagi Argentina. Namun, dalam sepak bola selalu ada tim yang menang dan ada yang kalah. Pada pertandingan itu, Spanyol tampil lebih baik dan layak menjadi juara," tuturnya.
