- Timnas Indonesia berpeluang tampil dengan skuad terbaiknya pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung tanggal 24 September hingga 4 Oktober.
- Media Vietnam menyoroti potensi pertemuan kedua tim karena dapat menjadi bahan evaluasi taktik bagi pelatih Kim Sang-sik.
- PSSI menargetkan gelar juara pada ajang tersebut setelah Timnas Indonesia tersingkir di fase grup Piala AFF 2026.
Suara.com - Timnas Indonesia berpeluang tampil dengan komposisi terbaik ketika mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026.
Kondisi tersebut justru menjadi perhatian media Vietnam.
Adapun FIFA ASEAN Cup 2026 memang berlangsung saat kalender FIFA matchday.
Alhasil, klub wajib melepas pemain untuk membela Timnas Indonesia.
Nama-nama beken seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Mees Hilgers, Elkan Baggott, Maarten Paes, sampai Emil Audero bisa membela Timnas Indonesia.
FIFA ASEAN Cup dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Timnas Indonesia tak berada satu grup dengan Vietnam.
Tim Asuhan John Herdman tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Vietnam di grup neraka bersama Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Dengan format tersebut, Timnas Indonesia dan Vietnam berpeluang kembali berhadapan apabila sama-sama berhasil melewati fase grup. Potensi pertemuan itu yang kini turut menjadi perhatian media Vietnam, Soha.
Media tersebut menilai pertandingan melawan Timnas Indonesia dengan kekuatan terbaik dapat memberikan gambaran penting bagi Vietnam.
Terutama bagi pelatih Kim Sang-sik yang sedang mempersiapkan timnya menghadapi agenda yang lebih besar.
"Menyusul kegagalan mereka di Piala AFF 2026, Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) menetapkan target menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 (yang dimulai pada September) untuk tim nasional," tulis Soha.
"Mulai dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir hingga Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, keduanya telah mengonfirmasi bahwa kelompok pemain naturalisasi yang absen di Piala AFF akan kembali bergabung secara penuh ke dalam skuad," jelasnya.
Menurut Soha, kekuatan Indonesia yang lebih lengkap dapat menjadi bahan evaluasi bagi Vietnam.
Pertandingan menghadapi tim dengan komposisi terbaik dinilai bisa membantu Kim Sang-sik membaca kekuatan calon lawan yang mungkin mereka hadapi pada agenda internasional berikutnya.
"Indonesia yang kuat saat bersaing di FIFA ASEAN Cup akan membantu pelatih Kim Sang-sik menilai peta kekuatan tim-tim pesaing. Dari sana, ia akan memiliki acuan yang lebih akurat saat menyusun rencana jangka panjang untuk tim nasional Vietnam yang membidik kualifikasi Piala Dunia 2030. Setiap aspek, mulai dari personel hingga sistem taktik, mungkin memerlukan penyesuaian."
Potensi duel Indonesia dan Vietnam juga menjadi pertandingan yang paling dinantikan apabila kedua negara mampu melaju dari grup masing-masing.
Soha melihat laga tersebut sebagai kesempatan bagi Vietnam untuk menguji kesiapan mereka menghadapi lawan tangguh di kawasan Asia Tenggara.
"Tentu saja, skenario yang paling dinanti oleh para pengamat dan pendukung adalah ketika tim nasional Vietnam berhadapan dengan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam situasi tersebut, pelatih Kim Sang-sik harus berusaha memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimilikinya saat melawan musuh yang tangguh."
Vietnam sendiri tidak hanya membidik prestasi di FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen tersebut juga dipandang sebagai bagian dari persiapan jangka panjang mereka untuk menghadapi Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Karena itu, pertemuan melawan Indonesia dengan kekuatan penuh dinilai bisa memberikan pelajaran penting bagi Vietnam.
Hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran, sebab pengalaman menghadapi skuad terbaik Indonesia juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi Kim Sang-sik.
"Terlepas dari apa pun hasilnya, potensi bentrok dengan Indonesia akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi tim nasional Vietnam untuk langkah mereka ke depan," kata media tersebut.
Setelah gagal di Piala AFF 2026, FIFA ASEAN Cup 2026 kini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk bangkit.
Timnas Indonesia memang tidak mampu melangkah jauh di Piala AFF 2026.
Skuad Garuda harus mengakhiri perjuangan di fase grup setelah hanya mengumpulkan tujuh poin dari empat pertandingan.
Setelah menang meyakinkan atas Komboja dan Timor Leste, Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam sebelum hanya bermain imbang 1-1 kontra Singapura.
Hasil tersebut membuat Rizky Ridho dan kawan-kawan finis di posisi ketiga dan gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Vietnam keluar sebagai juara grup, sedangkan Singapura mendampingi mereka sebagai runner-up.